Lelang Barang Rampasan dan BMN Kejari Wajo Ludes Terjual
Selasa, 22 September 2020 - 19:56 WIB
loading...
Kejari Wajo melelang Barang rampasan dan Barang Milik Negara (BMN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Barang rampasan dan Barang Milik Negara (BMN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo , ludes terjual dalam kegiatan lelang online yang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Selasa, (22/9/2020).
Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Kejari Wajo, Budi Hermansyah mengatakan, sebanyak 14 barang rampasan yang disita Kejari Wajo laku terjual dalam lelang online . Barang rampasan tersebut terdiri dari sejumlah perkara, diantaranya perkara IT, narkoba serta judi.
Baca Juga: Kecamatan Pammana Dicanangkan sebagai Kecamatan Binaan Kejari Wajo
Kejari Wajo menggandeng KPKNL Sulsel sebagai lembaga resmi yang ditunjuk Kementerian Keuangan dalam melangsungkan lelang online barang rampasan dan BMN yang telah disita oleh Kejari Wajo.
"Antusiasme peserta begitu tinggi mengikuti lelang online yang dilakaanakan KPKNL, hanya hitungan jam saja puluhan barang yang dilelang habis terjual, barang yang paling banyak diincar oleh peserta yaitu handphone dan sepeda motor," ujar Budi Hermansyah kepada Sindonews.
Kepala Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Kejari Wajo, Budi Hermansyah mengatakan, sebanyak 14 barang rampasan yang disita Kejari Wajo laku terjual dalam lelang online . Barang rampasan tersebut terdiri dari sejumlah perkara, diantaranya perkara IT, narkoba serta judi.
Baca Juga: Kecamatan Pammana Dicanangkan sebagai Kecamatan Binaan Kejari Wajo
Kejari Wajo menggandeng KPKNL Sulsel sebagai lembaga resmi yang ditunjuk Kementerian Keuangan dalam melangsungkan lelang online barang rampasan dan BMN yang telah disita oleh Kejari Wajo.
"Antusiasme peserta begitu tinggi mengikuti lelang online yang dilakaanakan KPKNL, hanya hitungan jam saja puluhan barang yang dilelang habis terjual, barang yang paling banyak diincar oleh peserta yaitu handphone dan sepeda motor," ujar Budi Hermansyah kepada Sindonews.
Lihat Juga :