Anggaran Tersedot COVID-19, Ini yang Jadi Atensi Besar Ridwan Kamil
Selasa, 22 September 2020 - 10:58 WIB
loading...
A
A
A
Kang Emil juga menekankan bahwa kebijakan pendapatan daerah untuk APBD Perubahan 2020 tetap diarahkan pada upaya peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, dan dana perimbangan dengan melihat dan menganalisa, serta menyesuaikan dengan dampak penyebaran COVID-19.
Adapun kebijakan belanja daerah difokuskan untuk pemenuhan layanan dasar, seperti bidang pendidikan, kesehatan, permukiman dan sarana air bersih, sosial, serta keamanan dan ketertiban.
Selain itu, pembayaran kegiatan fisik tahun 2019, pemenuhan belanja bunga atas provisi pinjaman daerah, pemenuhan belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota, pembangunan infrastruktur strategis, dan dukungan kewilayahan melalui bantuan keuangan kabupaten/kota serta dukungan terhadap bagi instansi vertikal, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat dalam bentuk bantuan hibah.
Sebelumnya diberitakan, Provinsi Jabar telah menghabiskan anggaran hingga Rp2,3 trilun untuk penanganan COVID-19 dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Provinsi Jabar yang nilai totalnya mencapai Rp4,5 triliun.
"Penyerapan BTT untuk bantuan sosial sudah 48,4 persen (dari anggaran yang disiapkan Rp3,895 triliun) dan BTT untuk kesehatan sudah 78 persen (dari anggaran yang disiapkan Rp607 miliar)," sebut Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (2/9/2020).
Adapun kebijakan belanja daerah difokuskan untuk pemenuhan layanan dasar, seperti bidang pendidikan, kesehatan, permukiman dan sarana air bersih, sosial, serta keamanan dan ketertiban.
Selain itu, pembayaran kegiatan fisik tahun 2019, pemenuhan belanja bunga atas provisi pinjaman daerah, pemenuhan belanja bagi hasil kepada kabupaten/kota, pembangunan infrastruktur strategis, dan dukungan kewilayahan melalui bantuan keuangan kabupaten/kota serta dukungan terhadap bagi instansi vertikal, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat dalam bentuk bantuan hibah.
Sebelumnya diberitakan, Provinsi Jabar telah menghabiskan anggaran hingga Rp2,3 trilun untuk penanganan COVID-19 dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Provinsi Jabar yang nilai totalnya mencapai Rp4,5 triliun.
"Penyerapan BTT untuk bantuan sosial sudah 48,4 persen (dari anggaran yang disiapkan Rp3,895 triliun) dan BTT untuk kesehatan sudah 78 persen (dari anggaran yang disiapkan Rp607 miliar)," sebut Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (2/9/2020).
Lihat Juga :