Pantau Ketersediaan dan Penyaluran LPG di OKU Timur

loading...
Pantau Ketersediaan dan Penyaluran LPG di OKU Timur
PT Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran dan harga jual sesuai HET. Foto SINDOnews
OKU TIMUR - PT Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, memastikan ketersediaan dan penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran dan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Daerah setempat.

Dengan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, PT Pertamina melakukan pemantauan harga LPG di wilayah tersebut. (Baca: Pertamina Jaga Ketersediaan Energi bersama Lebih dari 1,2 Juta Pekerja)

Region Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Dewi Sri Utami mengatakan, pemantauan ini untuk melihat langsung pelaksanaan himbauan yang dilakukan Pertamina sejak akhir Juli 2020, agar pangakalan LPG di wilayah OKU Raya memprioritaskan penjualan LPG 3 Kg Bersubsidi kepada masyarakat langsung.

"Jika masih ada yang melanggar, sanksi tegas berupa Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) akan diberlakukan, apabila ada pangkalan kedapatan menjual LPG 3 Kg dalam jumlah besar ke pengecer atau menjual diatas HET", ujar Dewi kepada SINDOnews, Sabtu (19/09/2020).



Dewi menambahkan, bahwa Pertamina telah menambah lagi alokasi fakultatif sebanyak 12.320 tabung di OKU Timur dan 10.080 tabung di OKU Selatan untuk memenuhi pasokan LPG 3 Kg bersubsidi ke sejumlah pangkalan di dua wilayah tersebut. "Dengan tambahan alokasi ini, dipastikan kebutuhan masyarakat akan terpenuhi", tegasnya.

Menurutnya, Pertamina senantiasa menghimbau kepada seluruh konsumen untuk membeli LPG 3 Kg Bersubsidi sesuai dengan HET melalui pangkalan resmi Pertamina yang memiliki plang warna hijau yang mencantumkan informasi HET.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram, bahwa LPG 3 Kg Bersubsidi peruntukannya hanya bagi masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro.



"Untuk usaha kecil, menengah, dan atas, serta bagi masyarakat mampu dapat menggunakan LPG Non Subsidi yang saat ini telah tersedia dalam berbagai kemasan Bright Gas, yaitu kemasan 12 Kg dan 5,5 Kg," jelas Dewi. (Baca: Luhut Nilai Pencabutan Subsidi LPG 3 Kg Tak Rugikan Masyarakat)

Tabung Bright Gas, kata Dewi, menawarkan keamanan ekstra. Bright Gas hadir dengan teknologi katup ganda dua kunci, dimana satu katup tidak berfungsi dengan baik, masih ada satu katup lain untuk memastikan keamanan pengguna Bright Gas di dapur.

"Tabung warna pink ini juga dilengkapi segel hologram untuk mengecek keaslian isi tabung," ungkapnya.
(don)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top