Corona di Yogyakarta Catat Rekor Terbanyak 74 Kasus, Positif Jadi 2.111 Kasus
Sabtu, 19 September 2020 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
“Tracing kontak mendominasi penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 karena kasus beberapa waktu meningkat sehingga banyan melakukan tracing dan untuk kategori kontak erat (KE) juga dilakukan test PCR,” jelasnya.
Selain penambahan kasus positif, pasien COVID-19 yang sembuh dan meninggal juga ada penambahan. Pasien COVID-19 yang sembuh bertambah 20 orang, total menjadi 1491 kasus sembuh dan yang meninggal satu orang, sehingga menjadi 54 orang. (BACA JUGA: Didekati 19 Pesawat China, Taiwan Kerahkan Jet Tempur dan Rudal)
20 pasien COVID-19 yang sembuh itu warga Sleman dan Bantul satu orang, warga kota Yogyakarta 12 orang, warga Kulonprogo empat orang dan warga Gunungkidul dua orang
“Satu kasus positif COVID-19 meninggal, yaitu kasus 1692, perempuan, 62 tahun warga Bantl ada penyakit penyerta, diabetes miletys (DM), Jantung dan Ginjal,” terangnya
Secara akumulatif kasus COVID-19 di DIY, Sabtu (19/9/2020) hingga pukul 16.00 WIB, suspek tercatat ada 12208.kasus, konfirm 21111 kasus, sembauh 1491 kasua dan meninggal 54 kasus.
Untuk pengunaan tempat tidur (TT) rumah raskit rujukan, dari 48 ketersedian TT Critical terpakai 28 TT, sisa 20 TT dan TT non Critical dari ketersediaan 404 TT, terpakai 268 TT, sisa 125 TT.
Selain penambahan kasus positif, pasien COVID-19 yang sembuh dan meninggal juga ada penambahan. Pasien COVID-19 yang sembuh bertambah 20 orang, total menjadi 1491 kasus sembuh dan yang meninggal satu orang, sehingga menjadi 54 orang. (BACA JUGA: Didekati 19 Pesawat China, Taiwan Kerahkan Jet Tempur dan Rudal)
20 pasien COVID-19 yang sembuh itu warga Sleman dan Bantul satu orang, warga kota Yogyakarta 12 orang, warga Kulonprogo empat orang dan warga Gunungkidul dua orang
“Satu kasus positif COVID-19 meninggal, yaitu kasus 1692, perempuan, 62 tahun warga Bantl ada penyakit penyerta, diabetes miletys (DM), Jantung dan Ginjal,” terangnya
Secara akumulatif kasus COVID-19 di DIY, Sabtu (19/9/2020) hingga pukul 16.00 WIB, suspek tercatat ada 12208.kasus, konfirm 21111 kasus, sembauh 1491 kasua dan meninggal 54 kasus.
Untuk pengunaan tempat tidur (TT) rumah raskit rujukan, dari 48 ketersedian TT Critical terpakai 28 TT, sisa 20 TT dan TT non Critical dari ketersediaan 404 TT, terpakai 268 TT, sisa 125 TT.
(vit)
Lihat Juga :