Parade Kesenian Budaya Surabaya Digelar Secara Virtual
Jum'at, 18 September 2020 - 13:47 WIB
loading...
Pentas Kesenian Ludruk sebelum adanya pandemi COVID-19. Foto/SINDOnews/Aan Haryono/Dok
A
A
A
SURABAYA - Di tengah pandemi COVID-19, Parade Kesenian Budaya Surabaya tetap digelar dengan cara virtual. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya memperhatikan protokol kesehatan selama pelaksanaan parade.
Pertunjukkan virtual itu digelar mulai 19 September dengan menampilkan beragam kesenian dan budaya asli Surabaya yang menarik dengan dikemas melalui virtual. Sehingga masyarakat Surabaya bisa menikmati pertunjukan budaya di tengah pandemi dengan aman. (Baca juga: Akulturasi Tiga Budaya Ras Ini Warnai Peradaban Bangsa Indonesia )
Kepala Disbudpar Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan, Parade Seni Budaya Surabaya itu digelar mulai 19 September hingga akhir bulan Desember 2020. Nantinya pertunjukkan itu akan digelar mulai tiga hingga lima kali dalam satu pekan. (Baca juga: Viral Aksi Ngedance Wisudawan di Tengah Prosesi Wisuda )
"Misalnya tanggal 19 September besok kami mengambil tema Surabaya Merah Putih, berkaitan dengan perobekan bendera. Akan tampil mulai KPJ (Komunitas Penyanyi Jalanan), ludruk, teater, dan musik dalam suatu kegiatan seni budaya,” kata Antiek, Jumat (18/9/2020).
Kesenian tradisional seperti wayang orang, karawitan hingga ketoprak juga bakal disuguhkan dalam parade tersebut. Menurut Antiek, setiap momen di pertunjukkan itu menyajikan tema yang berbeda-beda. Para seniman secara bergantian akan mengisi kegiatan itu. "Artinya dalam tampilan virtual itu seniman kita akan tampil secara bergantian dalam momen dan tema yang berbeda-beda," kata dia.
Pertunjukkan virtual itu digelar mulai 19 September dengan menampilkan beragam kesenian dan budaya asli Surabaya yang menarik dengan dikemas melalui virtual. Sehingga masyarakat Surabaya bisa menikmati pertunjukan budaya di tengah pandemi dengan aman. (Baca juga: Akulturasi Tiga Budaya Ras Ini Warnai Peradaban Bangsa Indonesia )
Kepala Disbudpar Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengatakan, Parade Seni Budaya Surabaya itu digelar mulai 19 September hingga akhir bulan Desember 2020. Nantinya pertunjukkan itu akan digelar mulai tiga hingga lima kali dalam satu pekan. (Baca juga: Viral Aksi Ngedance Wisudawan di Tengah Prosesi Wisuda )
"Misalnya tanggal 19 September besok kami mengambil tema Surabaya Merah Putih, berkaitan dengan perobekan bendera. Akan tampil mulai KPJ (Komunitas Penyanyi Jalanan), ludruk, teater, dan musik dalam suatu kegiatan seni budaya,” kata Antiek, Jumat (18/9/2020).
Kesenian tradisional seperti wayang orang, karawitan hingga ketoprak juga bakal disuguhkan dalam parade tersebut. Menurut Antiek, setiap momen di pertunjukkan itu menyajikan tema yang berbeda-beda. Para seniman secara bergantian akan mengisi kegiatan itu. "Artinya dalam tampilan virtual itu seniman kita akan tampil secara bergantian dalam momen dan tema yang berbeda-beda," kata dia.
Lihat Juga :