Perkuat Silaturahmi dengan Ulama, Kaesang Kunjungi Dua Pesantren di Pandeglang
Jum'at, 27 Februari 2026 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengatakan, safari Ramadan ini menjadi momentum bagi partainya untuk mempererat silaturahmi dengan kalangan ulama dan pesantren.
“Karena ini bulan suci Ramadan, bulan yang baik, maka kami mengunjungi tempat-tempat yang baik dengan harapan mendapat berkah dari Allah SWT,” kata Ali, Jumat (26/2/2026).
Lihat video: Kandang Banteng Mau Direbut? Kaesang Minta PSI Menang Mutlak di Jateng 2029!
Menurut Ali, kunjungan ke pesantren juga menjadi sarana bagi kader PSI untuk belajar dan memperdalam pemahaman keagamaan serta budaya. “Saya sampaikan kepada kader PSI, jadikan pondok pesantren sebagai tempat belajar. Jadikan ulama dan kiai sebagai guru, terutama ketika lelah dalam kerja-kerja partai,” ujarnya.
Ali menekankan pentingnya menjadikan ulama sebagai rujukan agar tidak terjadi perbedaan tafsir yang memicu kegaduhan. Ia juga mengingatkan agar pesantren dan kiai tidak dijadikan alat kepentingan politik. “Jangan pernah kiai dan pondok pesantren dijadikan alat politik untuk memenangkan partai,” tegasnya.
Ali menambahkan, kunjungan di Pandeglang ini merupakan silaturahmi kepada Abuya Muhtadi serta ke Pondok Pesantren Fathul Ma’ani di Menes sebagai bagian dari rangkaian safari Ramadan PSI.
“Karena ini bulan suci Ramadan, bulan yang baik, maka kami mengunjungi tempat-tempat yang baik dengan harapan mendapat berkah dari Allah SWT,” kata Ali, Jumat (26/2/2026).
Lihat video: Kandang Banteng Mau Direbut? Kaesang Minta PSI Menang Mutlak di Jateng 2029!
Menurut Ali, kunjungan ke pesantren juga menjadi sarana bagi kader PSI untuk belajar dan memperdalam pemahaman keagamaan serta budaya. “Saya sampaikan kepada kader PSI, jadikan pondok pesantren sebagai tempat belajar. Jadikan ulama dan kiai sebagai guru, terutama ketika lelah dalam kerja-kerja partai,” ujarnya.
Ali menekankan pentingnya menjadikan ulama sebagai rujukan agar tidak terjadi perbedaan tafsir yang memicu kegaduhan. Ia juga mengingatkan agar pesantren dan kiai tidak dijadikan alat kepentingan politik. “Jangan pernah kiai dan pondok pesantren dijadikan alat politik untuk memenangkan partai,” tegasnya.
Ali menambahkan, kunjungan di Pandeglang ini merupakan silaturahmi kepada Abuya Muhtadi serta ke Pondok Pesantren Fathul Ma’ani di Menes sebagai bagian dari rangkaian safari Ramadan PSI.
(cip)
Lihat Juga :