Keluarga Korban Penembakan Diintervensi, LBH Akan Libatkan LPSK RI

Rabu, 16 September 2020 - 19:37 WIB
loading...
Keluarga Korban Penembakan...
Anggota Pendamping Hukum Korban, Salman dari LBH Makassar. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Tim pendamping hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar bakal melibatkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam kasus penembakan warga oleh oknum polisi di Batukang, Ujung Tanaha, Makassar.

Langkah ini diambil LBH lantaran mendapat informasi bahwa korban penembakan mendapat intervensi.

Baca juga: Polisi Diminta Penuhi Jaminan Kesehatan Korban Penembakan Barukang

Anggota Pendamping Hukum Korban, Salman dari LBH Makassar mengaku informasi tersebut didapatkan dari investigasi di lapangan. Olehnya itu pihaknya masih merampungkan berkas syarat permohonan perlindungan saksi dan korban dalam peristiwa yang menewaskan satu orang dan dua lainnya terluka tertembak pistol polisi.

Penembakan itu terjadi pada Minggu 30 Agustus 2020, dini hari. Pemuda bernama Anjas (23) meregang nyawa setelah tertembak di bagian kepala. Dua korban lain, Amar (18) dan Iqbal (22) tertembak di bagian kaki, kini mereka menjalani pemulihan penyembuhan luka tembak secara mandiri di rumahnya.

"Terkait beberapa informasi yang kami dapatkan dari keluarga korban dan saksi-saksi kami, itu sudah ada intervensi dan tendensi dari pihak yang tidak bertanggungjawab, yang berupaya menghentikan proses penanganan kasus ini, Makanya kami secepatnya akan laporkan ke LPSK," ujar Salman saat berkunjung di rumah almarhum Anjas, Selasa (15/9/2020).

Baca juga: Bareskrim Mabes Polri Diminta Usut Kasus Penembakan Maut di Barukang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Satgas Tangkap Meno...
Satgas Tangkap Meno Heluka, KKB yang Tembak Babinsa di Yahukimo
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Rekomendasi
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved