Kasus COVID-19 Meningkat, Sleman Temple Run 2020 Dibatalkan
Rabu, 16 September 2020 - 13:22 WIB
loading...
Pemkab Sleman memutuskan membatalkan event lari internasional Sleman Temple Run 2020 karena wabah COVID-19 yang belum mereda.(Foto/Ist)
A
A
A
SLEMAN - Pemkab Sleman memutuskan membatalkan event lari internasional Sleman Temple Run 2020 karena wabah COVID-19 yang belum mereda.
Bahkan jumlah kasus COVID-19 terus meningkat dan juga bersamaan dengan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sleman.
Sleman Temple Run merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2015, Tahun 2020 dijadwalkan berlangsung Minggu (27/9/2020) dengan star dan finish di komplek Candi Banyunibo, Cepit, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. (BACA JUGA: Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Tak Buru-buru Tutup Wilayahnya)
Ada empat kategori yang dilombakan, yaitu 7 km, 13 km dan 25 km dan 13 K master 40 tahun ke atas. Dari kategori tersebut, semuanya akan melintasi beberapa candi, antara lain Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Sojiwan, Candi Miri, Candi Barong dan Candi Ratu Boko.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan membatalkan Sleman Temple Run 2020.
Pertama karena kasus COVID-19 di DIY masih tinggi bahkan di Sleman penambahannya cukup banyak. Kedua bersamaan dengan kampanye Pilkada. Sehingga setelah berkoordinasi dengan bupati, panitia penyelenggara dan kepolisian akhirnya diputuskan event Sleman Temple Run 2020 dibatalkan.
Bahkan jumlah kasus COVID-19 terus meningkat dan juga bersamaan dengan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sleman.
Sleman Temple Run merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2015, Tahun 2020 dijadwalkan berlangsung Minggu (27/9/2020) dengan star dan finish di komplek Candi Banyunibo, Cepit, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. (BACA JUGA: Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Tak Buru-buru Tutup Wilayahnya)
Ada empat kategori yang dilombakan, yaitu 7 km, 13 km dan 25 km dan 13 K master 40 tahun ke atas. Dari kategori tersebut, semuanya akan melintasi beberapa candi, antara lain Candi Banyunibo, Candi Ijo, Candi Sojiwan, Candi Miri, Candi Barong dan Candi Ratu Boko.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya mengatakan ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan membatalkan Sleman Temple Run 2020.
Pertama karena kasus COVID-19 di DIY masih tinggi bahkan di Sleman penambahannya cukup banyak. Kedua bersamaan dengan kampanye Pilkada. Sehingga setelah berkoordinasi dengan bupati, panitia penyelenggara dan kepolisian akhirnya diputuskan event Sleman Temple Run 2020 dibatalkan.
Lihat Juga :