Semua Program Studi FISIP UMSU Sudah Akreditasi A
Selasa, 15 September 2020 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
“Setelah melaksanakan berbagai proses itu, Alhamdulillah Prodi IAP dapat Akreditasi A. Ini akan menjadi motivasi dan tantangan bagi kami untuk mengelola institusi prodi yang lebih baik. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi terhadap pencapaian ini,” katanya kepada wartawan, Selasa kemarin (15/9).
Sertifikat Akrteditasi A Prodi IAP ini berlaku sejak tanggal 8 September 2020 hingga 8 September 2025.
Dekan FISIP UMSU, Dr. Arifin Saleh, MSP menyambut gembira perolehan Akreditasi A ini. “Dengan Akreditasi A Prodi IAP ini, berarti semua prodi di FISIP UMSU sudah akreditasi A. Sebelumnya, Prodi Ilmu Komunikasi dan Prodi Kesejahteraan Sosial juga sudah memperoleh Akreditasi A,” ujarnya. (BACA JUGA: Diterjang Hujan Angin, 1 Sekolah dan 2 Rumah di Medan Roboh)
Arifin mengatakan pencapaian akreditasi seperti ini termasuk bagian dari pengakuan pemerintah terhadap tata kelola institusi pendidikan tinggi sekaligus wujud pertanggungjawaban kepada masyarakat yang terus memantau perkembangan yang terjadi di pendidikan tinggi.
“Mudah-mudahan ke depan kami tetap mampu mengikuti dan melaksanakan semua ketentuan yang ada dalam mengelola pendidikan tinggi dan juga bisa lebih maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
Sertifikat Akrteditasi A Prodi IAP ini berlaku sejak tanggal 8 September 2020 hingga 8 September 2025.
Dekan FISIP UMSU, Dr. Arifin Saleh, MSP menyambut gembira perolehan Akreditasi A ini. “Dengan Akreditasi A Prodi IAP ini, berarti semua prodi di FISIP UMSU sudah akreditasi A. Sebelumnya, Prodi Ilmu Komunikasi dan Prodi Kesejahteraan Sosial juga sudah memperoleh Akreditasi A,” ujarnya. (BACA JUGA: Diterjang Hujan Angin, 1 Sekolah dan 2 Rumah di Medan Roboh)
Arifin mengatakan pencapaian akreditasi seperti ini termasuk bagian dari pengakuan pemerintah terhadap tata kelola institusi pendidikan tinggi sekaligus wujud pertanggungjawaban kepada masyarakat yang terus memantau perkembangan yang terjadi di pendidikan tinggi.
“Mudah-mudahan ke depan kami tetap mampu mengikuti dan melaksanakan semua ketentuan yang ada dalam mengelola pendidikan tinggi dan juga bisa lebih maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
(vit)
Lihat Juga :