34 SMPN Dapat Dana Bos Kinerja-Afrmasi : Tinggal Tunggu Transferan Rp60 Juta
Selasa, 15 September 2020 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau dana BOS Reguler kan macam-macam, bisa untuk honor, operasional, listrik dan lain-lain. Kalau dana Rp60 juta itu untuk pengadaan tablet, masker, disinfektan, pokoknya terkait dengan covid," papar Amelia.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari 34 SMPN di Kota Makassar tercatat ada 16 sekolah menerima dana BOS Kinerja dan 18 sekolah mendapat dana BOS Afirmasi .
Kepala SMPN 18 Makassar, Muh Guntur mengatakan menerima BOS Afirmasi Rp60 juta. Penggunaannya hanya tinggal menunggu pencairan dan pemerintah pusat. Rencananya, bantuan itu akan digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran daring yang masih berlanjut, seperti pengadaan kuota internet untuk guru dan siswa.
"Kita upayakan untuk pembelajaran daring dan kebutuhan COVID. Jadi untuk dua bulan terakhir ini saya pikir pembelian kuota," ujar Muh Guntur. Baca Juga : Siswa SD-SMP di Makassar Dapat Kartu Perdana Berisi Kuota 10GB
Kata Guntur, jumlah siswa kurang mampu di SMPN 18 Makassar cukup banyak. Ada kurang lebih 400 siswa dari total 1.100 siswa. Hampir 50% dari total jumlah siswa. Butuh sarana dan prasarana untuk menunjang sistem pembelajaran online.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari 34 SMPN di Kota Makassar tercatat ada 16 sekolah menerima dana BOS Kinerja dan 18 sekolah mendapat dana BOS Afirmasi .
Kepala SMPN 18 Makassar, Muh Guntur mengatakan menerima BOS Afirmasi Rp60 juta. Penggunaannya hanya tinggal menunggu pencairan dan pemerintah pusat. Rencananya, bantuan itu akan digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran daring yang masih berlanjut, seperti pengadaan kuota internet untuk guru dan siswa.
"Kita upayakan untuk pembelajaran daring dan kebutuhan COVID. Jadi untuk dua bulan terakhir ini saya pikir pembelian kuota," ujar Muh Guntur. Baca Juga : Siswa SD-SMP di Makassar Dapat Kartu Perdana Berisi Kuota 10GB
Kata Guntur, jumlah siswa kurang mampu di SMPN 18 Makassar cukup banyak. Ada kurang lebih 400 siswa dari total 1.100 siswa. Hampir 50% dari total jumlah siswa. Butuh sarana dan prasarana untuk menunjang sistem pembelajaran online.
Lihat Juga :