Satu Tahun Prabowo-Gibran, Tokoh Muda Papua Apresiasi Program MBG
Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi untuk pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tidak dipungkiri terjadi penolakan cukup besar. Untuk hal ini menurut Hermant perlu dipertimbangkan sensisitivitas masyarakat Papua, yang bisa saja berpotensi pada terjadinya kerusuhan. Meski demikian Hermant tetap memberikan dukungan kepada Pemerintah agar tidak putus asa melakukan pendekatan yang humanis dan intens secara terus menerus demi pembangunan yang baik untuk Papua.
"Saya harap Pemerintah jangan putus asa, melakukan pendekatan terus-menerus untuk membangun Papua yang baik. Program astacita harus dilanjutkan,” ungkapnya.
Hermant yang juga merupakan tokoh intelektual muda Papua mengajak para pemuda Papua dengan berbagai macam profesi agar dapat melakukan pendekatan humanis,yakni dengan mengadakan diskusi-diskusi kepada berbagai kalangan, baik sesama pemuda, lintas profesi, masyarakat maupun kepada pemerintah.
![Satu Tahun Prabowo-Gibran, Tokoh Muda Papua Apresiasi Program MBG]()
Pada pemuda Papua yang telah terbuka pikirannya dan memiliki pandangan lebih maju, diharapkan dapat menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat terutama dalam kelancaran pembangunan yang ada. Disini, para pemuda yang umumnya memiliki kemampuan untuk menggunakan media sosial, bisa memanfaatkannya untuk menjelaskan berbagai program-program yang sedang atau telah dilakukan oleh Pemerintah untuk masyarakat Papua, atau untuk memberikan masukan positif yang bersifat membangun untuk lebih menyempurnakan proses pembangunan yang sedang berjalan atau belum dilaksanakan.
Biasanya karena informasi yang diterima hanya setengah-setengah, belum lagi isu-isu lainnya, sehingga karena informasi yang diterima tidak secara utuh, maka buat seseorang/kelompok masyarakat marah atau tersinggung, di sinilah peran pemuda dibutuhkan untuk meluruskan keadaan.
"Karena masyarakat Papua masih begitu kental dengan adat dan budaya, maka tentunya pendekatan dengan tokoh-tokoh kunci di masyarakat, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda di sana begitu didengar. Pendekatan kepada tokoh maupun masyarakat dapat dilakukan dengan pendekatan melalui kegiatan sosial dan budaya,” ucapnya.
"Saya harap Pemerintah jangan putus asa, melakukan pendekatan terus-menerus untuk membangun Papua yang baik. Program astacita harus dilanjutkan,” ungkapnya.
Hermant yang juga merupakan tokoh intelektual muda Papua mengajak para pemuda Papua dengan berbagai macam profesi agar dapat melakukan pendekatan humanis,yakni dengan mengadakan diskusi-diskusi kepada berbagai kalangan, baik sesama pemuda, lintas profesi, masyarakat maupun kepada pemerintah.

Pada pemuda Papua yang telah terbuka pikirannya dan memiliki pandangan lebih maju, diharapkan dapat menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat terutama dalam kelancaran pembangunan yang ada. Disini, para pemuda yang umumnya memiliki kemampuan untuk menggunakan media sosial, bisa memanfaatkannya untuk menjelaskan berbagai program-program yang sedang atau telah dilakukan oleh Pemerintah untuk masyarakat Papua, atau untuk memberikan masukan positif yang bersifat membangun untuk lebih menyempurnakan proses pembangunan yang sedang berjalan atau belum dilaksanakan.
Biasanya karena informasi yang diterima hanya setengah-setengah, belum lagi isu-isu lainnya, sehingga karena informasi yang diterima tidak secara utuh, maka buat seseorang/kelompok masyarakat marah atau tersinggung, di sinilah peran pemuda dibutuhkan untuk meluruskan keadaan.
"Karena masyarakat Papua masih begitu kental dengan adat dan budaya, maka tentunya pendekatan dengan tokoh-tokoh kunci di masyarakat, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda di sana begitu didengar. Pendekatan kepada tokoh maupun masyarakat dapat dilakukan dengan pendekatan melalui kegiatan sosial dan budaya,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :