Tarif Tol Layang Berlaku Februari 2021, 4 Gerbang Lainnya Menyesuaikan
Senin, 14 September 2020 - 05:59 WIB
loading...
A
A
A
Selain merampungkan pembangunan jalan tol layang AP Pettarani , perbaikan kondisi jalan arteri di ruas Jalan AP Pettarani juga sementara dilakukan. Untuk perbaikan kondisi jalan bagian bawah, ditarget selesai 31 Desember 2020.
"Jadi memang schedule-nya begitu. Setelah selesai (jalan tol) di atas, dan difungsionalkan, baru kita bekerja di bawah. Karena traffic managementnya harus begitu. Supaya tidak mengganggu arus lalu lintas," urai Ismail.
Proyek tol layang AP Pettarani Makassar rencananya akan diresmikan Presiden RI, Joko Widodo . Hanya saja agendanya masih diatur. Ismail belum bisa memastikan karena masih dikoordinasikan bersama Pemprov Sulsel.
"Mungkin seperti keterangan pak gubernur waktu kunjungan lapangan itu, ada beberapa proyek lain yang diagendakan akan diresmikan bersamaan. Jadi tentu Pemprov Sulsel mungkin sudah punya ancang-ancang, tapi kami belum bisa beri kepastian," tandasnya. Baca Juga : Presiden Jokowi Bakal Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur di Sulsel
Ismail berharap, pembangunan tol layang ini bisa mengurai kemacetan di ruas Jalan AP Pettarani Makassar. Namun baru bisa maksimal jika ada kelanjutan pembangunan tol selanjutnya ke arah Selatan yang sementara dibicarakan. "Ini bisa dibilang tahapan pertama pembangunan jalan tol ke arah Selatan. Kita berharap kehadiran tol layang Pettarani ini bisa mengurangi kemacetan yang terjadi di Pettarani. Tapi fungsi optimumnya akan terjadi ketika jalan tol ini sudah disambung ke arah Selatan," ucap Ismail.
Sekadar diketahui, pembangunan tol layang atau Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 ini mulai dikerjakan akhir April 2018 lalu sepanjang 4,3 kiloometer. Dengan rute dari akhir Jalan Tol Seksi II, tepatnya di Persimpangan Jalan Urip Sumoharjo melewati Persimpangan Jalan Boulevard Panakkukang, Jalan Hertasning dan berakhir sebelum Persimpangan Jalan Sultan Alauddin. Baca Lagi : Gubernur Sulsel Tinjau Proyek Jalan Tol Layang AP Pettarani
"Jadi memang schedule-nya begitu. Setelah selesai (jalan tol) di atas, dan difungsionalkan, baru kita bekerja di bawah. Karena traffic managementnya harus begitu. Supaya tidak mengganggu arus lalu lintas," urai Ismail.
Proyek tol layang AP Pettarani Makassar rencananya akan diresmikan Presiden RI, Joko Widodo . Hanya saja agendanya masih diatur. Ismail belum bisa memastikan karena masih dikoordinasikan bersama Pemprov Sulsel.
"Mungkin seperti keterangan pak gubernur waktu kunjungan lapangan itu, ada beberapa proyek lain yang diagendakan akan diresmikan bersamaan. Jadi tentu Pemprov Sulsel mungkin sudah punya ancang-ancang, tapi kami belum bisa beri kepastian," tandasnya. Baca Juga : Presiden Jokowi Bakal Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur di Sulsel
Ismail berharap, pembangunan tol layang ini bisa mengurai kemacetan di ruas Jalan AP Pettarani Makassar. Namun baru bisa maksimal jika ada kelanjutan pembangunan tol selanjutnya ke arah Selatan yang sementara dibicarakan. "Ini bisa dibilang tahapan pertama pembangunan jalan tol ke arah Selatan. Kita berharap kehadiran tol layang Pettarani ini bisa mengurangi kemacetan yang terjadi di Pettarani. Tapi fungsi optimumnya akan terjadi ketika jalan tol ini sudah disambung ke arah Selatan," ucap Ismail.
Sekadar diketahui, pembangunan tol layang atau Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 ini mulai dikerjakan akhir April 2018 lalu sepanjang 4,3 kiloometer. Dengan rute dari akhir Jalan Tol Seksi II, tepatnya di Persimpangan Jalan Urip Sumoharjo melewati Persimpangan Jalan Boulevard Panakkukang, Jalan Hertasning dan berakhir sebelum Persimpangan Jalan Sultan Alauddin. Baca Lagi : Gubernur Sulsel Tinjau Proyek Jalan Tol Layang AP Pettarani
(sri)
Lihat Juga :