Di Tengah Pandemi, Usaha Tanaman Hias di Gowa Raup Untung Rp500 Ribu Sehari

Jum'at, 11 September 2020 - 15:25 WIB
loading...
Di Tengah Pandemi, Usaha...
Beberapa warga tampak berdiri di lokasi penjualan tanaman hias di Kecamatan Pattallassang, Gowa. Foto: SINDOnews/Herni Amir
A A A
SUNGGUMINASA - Pandemi COVID-19 tak selamanya memberikan dampak negatif. Buktinya, usaha tanaman hias yang ditekuni masyarakat di Desa Pallantikan, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa justru laris manis.

Camat Pattalassang, Baharuddin mengatakan, setelah Desa Pallantikang dijadikan lokasi kampung rewako, maka desa ini memperkuat diri menjadi sentra pembibitan dan penjualan tanaman hias.

Baca juga: Bunga Ajaib Berwarna Biru, Ampuh Sembuhkan Diabetes dan Jantung

"Saat ini Desa Pallantikang sudah menjadi ikon baru yang dikenal dengan kampung bunga," ungkap Baharuddin di depan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf saat silaturahmi keliling 18 kecamatan di Kecamatan Pattallassang, Jumat (11/9/2020).

Karena itu, dia bersyukur di tengah pandemi ini, di mana berbagai sektor mengalami tekanan berat, dan ekonomi masyarakat mengalami penurunan yang sangat tajam, namun warganya bisa menuai keuntungan.

Dia memaparkan, saat ini kurang lebih 500 kepala keluarga yang terlibat dalam usaha tanaman hias tersebut, dan setiap harinya bisa mendapatkan kurang lebih Rp500.000 per KK tiap harinya.

Dia juga berharap kunjungan kerja yang dilakukan bupati dan wabup ini sebagai momentum untuk saling berkomunikasi antara pemda dengan komponen masyarakat di Pattallassang.

Baca juga: Aglaonema, Si Cantik yang Populer dan Mehong

Pada kesempatan itupun dilakukan pula penyerahan kartu tani kepada petani di Gowa yang menggarap lahan di bawah 2 hektare. Di Pattallassang ada 3.939 petani dan Somba Opu sebanyak 1084 petani yang dapat kartu ini.

Sementara itu, Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kunjungan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini untuk silaturahmi sekaligus menyosialisasikan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan yang telah disahkan Agustus kemarin dalam menekan penularan COVID-19, serta meninjau kampung rewako terbaik di kecamatan masing-masing.

Bupati Adnan mengatakan, saat ini penularan COVID-19 di Indonesia belum mengalami penurunan, bahkan dalam beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

"Situasi saat ini belum menunjukan tanda bahwa wabah corona semakin menurun dan hilang di Indonesia, justru yang ada data menunjukkan terjadi peningkatan yang cukup drastis. Ini dikarenakan adanya oknum yang tidak mematuhi protokol kesehatan, sehingga kita mulai keliling kecamatan untuk menyosialisasikan Perda Wajib Masker dalam menekan laju penularan COVID-19 di Gowa," ungkapnya.

Baca juga: Cantiknya, Kamu Beruntung Jika Miliki Tanaman Ini di Rumah

Selain itu, Adnan membeberkan perda wajib masker ini telah memiliki payung hukum dan ada sanksi yang mengatur seperti sanksi sosial, denda, dan hingga sanksi terbesar pencabutan izin bagi pelaku usaha. Sehingga jika ditemukan masyarakat yang masih tidak disiplin, sanksi tersebut akan ditempuh Pemkab Gowa.

Ia berharap melalui kunker ini masyarakat bisa teredukasi dalam menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan agar penularan COVID-19 di wilayah Kabupaten Gowa bisa ditekan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Resmi Dibuka, FLOII...
Resmi Dibuka, FLOII Expo 2025 Dorong Ekspor Industri Hortikultura
Rahasia Monstera Tetap...
Rahasia Monstera Tetap Jadi Primadona Tanaman Hias Menurut Ahli IPB
Monstera Masih Jadi...
Monstera Masih Jadi Primadona Tren Tanaman Hias 2025, Sehelai Daun Dibanderol Rp100 juta
Rekomendasi
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan KKP Perkuat Penyediaan Energi bagi Nelayan
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved