Ratusan SPBU di Sumbagsel Telah Terdigitalisasi
Jum'at, 11 September 2020 - 04:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, digitalisasi juga akan memberikan kemudahan layanan kepada konsumen, dimana dapat memantau ketersediaan dan stok BBM di suatu SPBU, mengetahui data penjualan jenis BBM dan besaran transaksinya. (Baca: Gubernur Sumsel Dukung Percepatan Digitalisasi SPBU)
"Sistem ini terintegrasi secara nasional, sehingga Kantor Pusat dapat memonitor keseluruhan proses penyaluran BBM secara langsung melalui monitor atau integrated dashboard, terutama data penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan. Diharapkan Pertamina dan pemerintah yang berwenang mengakses data tersebut dapat bersama-sama meningkatkan pengawasan penyaluran BBM termasuk BBM bersubsidi agar tepat sasaran sekaligus melakukan pendataan konsumsi," kata Dewi.
Dengan program digitalisasi ini, Pertamina bisa langsung mengetahui jika terdapat SPBU yang akan kehabisan bahan bakar, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan upaya pengiriman BBM ke SPBU yang bersangkutan. Digitalisasi juga mewujudkan cashless payment antara Pertamina dengan pemilik SPBU, serta pemilik SPBU dengan konsumen.
"Tujuan utama sistem ini adalah pendataan secara menyeluruh, sehingga Pertamina dapat meningkatkan pelayanan kepada konsumen setianya secara maksimal, memastikan agar konsumen nenerima BBM sesuai dengan haknya. Dan bagi Pertamina dapat memantau stok BBM di tanki penyimpanan SPBU, jumlah BBM yang dikeluarkan melalui nozzle dan revenue penjualan BBM," ucap Dewi.
"Sistem ini terintegrasi secara nasional, sehingga Kantor Pusat dapat memonitor keseluruhan proses penyaluran BBM secara langsung melalui monitor atau integrated dashboard, terutama data penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan. Diharapkan Pertamina dan pemerintah yang berwenang mengakses data tersebut dapat bersama-sama meningkatkan pengawasan penyaluran BBM termasuk BBM bersubsidi agar tepat sasaran sekaligus melakukan pendataan konsumsi," kata Dewi.
Dengan program digitalisasi ini, Pertamina bisa langsung mengetahui jika terdapat SPBU yang akan kehabisan bahan bakar, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan upaya pengiriman BBM ke SPBU yang bersangkutan. Digitalisasi juga mewujudkan cashless payment antara Pertamina dengan pemilik SPBU, serta pemilik SPBU dengan konsumen.
"Tujuan utama sistem ini adalah pendataan secara menyeluruh, sehingga Pertamina dapat meningkatkan pelayanan kepada konsumen setianya secara maksimal, memastikan agar konsumen nenerima BBM sesuai dengan haknya. Dan bagi Pertamina dapat memantau stok BBM di tanki penyimpanan SPBU, jumlah BBM yang dikeluarkan melalui nozzle dan revenue penjualan BBM," ucap Dewi.
(don)
Lihat Juga :