Surabaya Kembali Terapkan Rapid Test dan Swab Bagi Pendatang
Kamis, 10 September 2020 - 14:54 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma). Foto/Dok
A
A
A
SURABAYA - Pengetatan dalam upaya pencegahan serta memutus mata rantai pandemi masih dilakukan dengan ketat di Surabaya . Salah satunya dengan menerapkan rapid test dan swab bagi para pendatang yang menginap di Kota Pahlawan.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, saat ini angka kesembuhan di Surabaya setiap harinya jauh lebih tinggi dibandingkan pasien baru yang terkonfirmasi COVID-19. Namun, dia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak boleh ceroboh dan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. (Baca juga: 7 Pemalsu Surat Rapid Test di Bali Dipenjara Hingga 22 Bulan )
“Kami tidak boleh ceroboh yang kemudian dapat menyebabkan reborn COVID-19 di Surabaya,” kata Risma saat menghadiri acara Kampanye Penggunaan Sekaligus Pembagian Masker Dalam Rangka Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Risma Klaim Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Positif Baru COVID-19 )
Dia mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya sampai kemarin, angka pasien baru berjumlah 26 orang. Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh dalam satu hari kemarin mencapai 104 orang. Artinya, rata-rata angka kesembuhan lebih besar.
“Semua ini berkat seluruh jajaran dari TNI, Polri maupun masyarakat saling bahu membahu. Jadi pengamanannya sampai di warung kopi, pasar dan kawasan pemukiman,” kata dia.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, saat ini angka kesembuhan di Surabaya setiap harinya jauh lebih tinggi dibandingkan pasien baru yang terkonfirmasi COVID-19. Namun, dia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak boleh ceroboh dan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. (Baca juga: 7 Pemalsu Surat Rapid Test di Bali Dipenjara Hingga 22 Bulan )
“Kami tidak boleh ceroboh yang kemudian dapat menyebabkan reborn COVID-19 di Surabaya,” kata Risma saat menghadiri acara Kampanye Penggunaan Sekaligus Pembagian Masker Dalam Rangka Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Risma Klaim Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Positif Baru COVID-19 )
Dia mengatakan, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya sampai kemarin, angka pasien baru berjumlah 26 orang. Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh dalam satu hari kemarin mencapai 104 orang. Artinya, rata-rata angka kesembuhan lebih besar.
“Semua ini berkat seluruh jajaran dari TNI, Polri maupun masyarakat saling bahu membahu. Jadi pengamanannya sampai di warung kopi, pasar dan kawasan pemukiman,” kata dia.
Lihat Juga :