Presiden Jokowi Bakal Tinjau Sejumlah Proyek Infrastruktur di Sulsel
Kamis, 10 September 2020 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Projects Manager PT Wijaya Karya Beton Tbk, Didi Rustadi memaparkan, pembangunan tol layang sudah mencapai 98,60%. Pengaspalan sudah dilakukan, tersisa pengerjaan yang sifatnya penyempurnaan. Baca Juga : Bandara Toraja Siap Beroperasi Akhir Bulan Ini : Penerbangan 4 Kali Seminggu, Hanya 45 Menit
"Lampu jalan sudah rampung 100%. Sisanya hanya koneksi power ke panel-panel PLN. Selain itu pekerjaan marka jalan. Saat ini juga sementara proses drainase sisi kiri kanan," sebut Didi. Selain menyempurnakan tol layang, pihaknya sudah memulai pengerjaan jalan arteri di bawah jalur tol. Pengerjaannya baru mencapai 27,79% dan ditarget rampung akhir Desember 2020.
Namun khusus jalur tol layangnya dengan nilai investasi Rp2,243 triliun ini ditarget sudah bisa selesai akhir September dan mulai difungsikan. "Kalau selesai, maka jalan tol siap untuk difungsikan," tandas Didi.
Sekadar diketahui, pembangunan tol layang atau jalan tol Ujung Pandang Seksi 3 ini mulai dikerjakan akhir April 2018 lalu dengan panjang jalur 4,3 kiliometer. Dengan rute dari akhir Jalan Tol Seksi II, tepatnya di Persimpangan Jalan Urip Sumoharjo melewati Persimpangan Jalan Boulevard Panakkukang, Jalan Hertasning dan berakhir sebelum Persimpangan Jalan Sultan Alauddin.
Dengan tergabungnya Tol Pettarani dengan Tol existing itu, maka seluruh ruas tol Seksi I – III akan berubah menjadi sistem operasi terbuka dengan total panjang 10,4 kilometer. Dengan jumlah lajur jalan adalah 2 x 2 dengan lebar 3,50 meter dan memiliki dua on-off ramp yaitu di Boulevard dan Alauddin. Baca Lagi : Pacu Pembangunan Infrastruktur Jalan yang Merata di Daerah
"Lampu jalan sudah rampung 100%. Sisanya hanya koneksi power ke panel-panel PLN. Selain itu pekerjaan marka jalan. Saat ini juga sementara proses drainase sisi kiri kanan," sebut Didi. Selain menyempurnakan tol layang, pihaknya sudah memulai pengerjaan jalan arteri di bawah jalur tol. Pengerjaannya baru mencapai 27,79% dan ditarget rampung akhir Desember 2020.
Namun khusus jalur tol layangnya dengan nilai investasi Rp2,243 triliun ini ditarget sudah bisa selesai akhir September dan mulai difungsikan. "Kalau selesai, maka jalan tol siap untuk difungsikan," tandas Didi.
Sekadar diketahui, pembangunan tol layang atau jalan tol Ujung Pandang Seksi 3 ini mulai dikerjakan akhir April 2018 lalu dengan panjang jalur 4,3 kiliometer. Dengan rute dari akhir Jalan Tol Seksi II, tepatnya di Persimpangan Jalan Urip Sumoharjo melewati Persimpangan Jalan Boulevard Panakkukang, Jalan Hertasning dan berakhir sebelum Persimpangan Jalan Sultan Alauddin.
Dengan tergabungnya Tol Pettarani dengan Tol existing itu, maka seluruh ruas tol Seksi I – III akan berubah menjadi sistem operasi terbuka dengan total panjang 10,4 kilometer. Dengan jumlah lajur jalan adalah 2 x 2 dengan lebar 3,50 meter dan memiliki dua on-off ramp yaitu di Boulevard dan Alauddin. Baca Lagi : Pacu Pembangunan Infrastruktur Jalan yang Merata di Daerah
(sri)
Lihat Juga :