Disindag Pastikan Kawasan Industri Bekasi Kembali Normal

Selasa, 08 September 2020 - 08:05 WIB
loading...
Disindag Pastikan Kawasan...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat melakukan inspeksi di kawasan industri, Kabupaten Bekasi, Jumat (4/9/2020) lalu. Foto/Dok. Humas Jabar
A A A
BANDUNG -
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Provinsi Jawa Barat, memastikan aktivitas industri di kawasan industri Kabupaten Bekasi, sudah kembali normal seperti sedia kala. (Baca juga: Polda Kepri Lengkapi Berkas TPPO 2 ABK Kapal China )

Diketahui, kawasan industri di Kabupaten Bekasi, menjadi klaster penularan COVID-19 setelah ratusan pekerja di sejumlah perusahaan terkonfirmasi positif COVID-19 . Kasus itu pun sempat mendapat perhatian khusus dari Gubernur Jabar yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil.

Kepala Disindag Jabar, Moh. Arifin Soedjayana mengatakan, berdasarkan hasil inspeksi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan pihaknya, mayoritas perusahaan di kawasan industri tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan inovatif.

Masih berdasarkan hasil inspeksi, kata Arifin, penularan COVID-19 di kawasan industri Kabupaten Bekasi ternyata bukan terjadi saat pekerja beraktivitas, melainkan saat pekerja sebelum dan sesudah keluar dari pabrik.

"Jadi, penyebaran itu pra dan pasca. Sebelum mereka masuk pabrik dan sesudah keluar pabrik," tegas Arifin di Bandung, Senin (7/9/2020). (Baca juga: Anak 8 Tahun dan 1 Pasutri di Sumba Timur Positif COVID-19 )

Berkaca dari kasus COVID-19 di kawasan industri Kabupaten Bekasi dan pentingnya keberlangsungan aktivitas industri, pihak Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 tingkat kabupaten/kota pun sudah diminta memberikan perlakuan khusus jika terjadi penularan COVID-19 di lingkungan industri.

"Jadi, jika satu industri misalnya memiliki 4 bangunan pabrik lalu ada karyawan yang positif di salah satu bangunan, maka penutupan tidak dilakukan pada seluruh pabrik. Kalau satu bangunan kena, yang di lockdown satu saja. Yang terpapar (di kawasan industri MM2100) kemarin itu tidak ada yang tutup, LG beroperasi 20 persen, Suzuki 50 persen," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved