Sempat Ditutup Karena Pedagang Terkena COVID, Blok S Pasar Baru Kini Mulai Dibuka

Senin, 07 September 2020 - 13:55 WIB
loading...
Sempat Ditutup Karena...
Setelah sebelumnya sempat ditutup lantaran salah satu pedagangnya terpapar COVID-19, kini area D1 Blok S di Pasar Baru Bandung mulai dibuka untuk umum. Foto SINDOnews
A A A
BANDUNG - Setelah sebelumnya sempat ditutup lantaran salah satu pedagangnya terpapar COVID-19, kini area D1 Blok S di Pasar Baru Bandung mulai dibuka untuk umum. Puluhan lapak dan pedagang telah kembali berjualan seperti sedia kala.

"Sejak Sabtu pekan kemarin sudah dibuka. Karena memang hanya empat hari ditutup dan di sterilisasi. Sekarang pedagang sudah mulai jualan seperti biasa lagi," kata Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) Iwan Suhermawan, Senin (7/9/2020). (Baca: Kasus Pedagang Pasar Terpapar Covid-19 Wajib 'Tanggung Renteng')

Di blok S yang sebelumnya ditutup, terdapat 74 toko. Terdiri atas pedagang sepatu, tas, pakaian, dan jasa bordir, dan lainnya. Salah satu toko yang terkena COVID adalah penyedia jasa bordir.

"Memang sampai sekarang untuk yang jasa bordir belum jualan. Karena memang kan dia sendirian, tidak ada pegawainya. Terus memang, tokonya kecil. Tapi informasi yang kami terima, kondisinya sekarang sudah mulai membaik," jelas Iwan.

Atas pembukaan blok S itu, dia berharap masyarakat tidak lagi khawatir untuk berbelanja ke Pasar Baru. Apalagi selama penutupan, pengelola telah melakukan sterilisasi dengan melakukan pembersihan secara rutin.

Pengelola juga menyendiri desinfektan untuk membunuh virus di kawasan tersebut. "Tempatnya sudah dibersihkan, bahkan tidak seperti biasanya. Sangat bersih kemarin. Jadi, pelanggan tidak perlu khawatir lagi belanja ke sini," tegas dia. (Baca: Digoyang Isue COVID dan Pengelolaan Buruk, Pedagang Pasar Baru Bandung Menjerit)

Kendati begitu, dia mengimbau kepada pedagang dan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat. Misalnya menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta konsisten menata jarak saat melakukan transaksi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Terkena Hepatitis Akut...
Terkena Hepatitis Akut Bukan karena Anak Tidak Vaksin Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved