Digoyang Isue COVID dan Pengelolaan Buruk, Pedagang Pasar Baru Bandung Menjerit

Rabu, 02 September 2020 - 16:25 WIB
loading...
Digoyang Isue COVID...
Pasar Baru Trade Center Bandung, Jalan Otto Iskandardinata (Ottista), Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Pedagang Pasar Baru Bandung mengeluhkan kondisi tempat mereka jualan yang saat ini makin merosot .

Apalagi, ramainya informasi salah satu pedagang positif COVID-19 dikhawatirkan semakin mengurangi minat masyarakat ke Pasar Baru Bandung.

"Sebelum pandemi pun, kunjungan masyarakat ke Pasar Baru sebenarnya sudah turun drastis. Kalau dihitung, mungkin hanya tersisa 75% pedagang yang jualan, akibat sepinya pembeli," kata Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) Iwan Suhermawan, Rabu (2/9/2020). (BACA JUGA: Giliaran PPP dan Nasdem Dukung Bobby Nasution)

Ditambah lagi, kata dia, menyebarnya informasi pedagang positif COVID dikhawatirkan akan memberi dampak juga. Saat pandemi saja, pengunjung Pasar Baru tak lebih dadi 15% dari kunjungan normal. Data saat akhir pekan, pengunjung bisa mencapai 10.000 orang.

Menurut dia, rendahnya kunjungan ke Pasar Baru Bandung tak bisa dilepaskan dari pengelolaan yang dinilai buruk. Terutama setelah pengelola berada di bawah PD Pasar Bermartabat. Kurangnya promosi oleh pengelola, menurut Iwan juga menambah buruknya penjulan di Pasar Baru.

"Saya kira Pasar Baru ini harus diselamatkan. Sekarang kondisinya sangat sangat terpuruk. Saat pandemi, kami sudah tidak jualan. Tapi sekarang setelah jualan, ada pedagang yang belum menjual satupun barang dagangannya," jelasnya. (BACA JUGA: Duch, Kepala Penjara Khmer Merah Kamboja yang Sangat Kejam Tutup Usia)

Saat masih berjaya, kata dia, pengunjung Pasar Baru saat weekand bisa tembus 10.000 hingga 15.000 orang. Transaksinya harian, bisa tembus hingga Rp10 juta untuk pedagang tekstil dan produk tekstil. Arif budianto
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari, Pramono: Mulai Agustus 2026 Wajib Dipilah
Pramono Dorong 153 Pasar...
Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
Pramono Anung Minta...
Pramono Anung Minta Renovasi Pasar Induk Kramat Jati Pascakebakaran Dipercepat
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved