Kalapas Bolangi Bongkar Napi Nakal yang Terlibat Sindikat Belanda
Senin, 07 September 2020 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, dalam hal pengawasan, petugas termasuk sipir di Lapas Bolangi Sungguminasa, kata dia sangat terbatas, warganya saat ini sudah seribu orang lebih, sementara petugas hanya ada belasan orang, itupun hanya menjaga di pintu-pintu.
"Di sini pada intinya hanya dibatasi dinding agar tidak kabur. Petugas yang belasan ini cuma menjaga dan mengawasi dari pintu, nah kalaupun masalah handphone, kami rutin melakukan razia. Kemarin saja kami dapat tujuh handphone," ungkapnya.
Meski demikian, terkait pengungkapan Bareskrim Polri, ia sendiri tak menampik seorang warga binaannya memang telah diamankan pihak Kepolisian. Napinya tersebut bernama Hengki.
Hengki menurutnya adalah napi dengan hukuman seumur hidup, yang seharusnya berada di Nusa Kambangan. Hanya saja, dengan beberapa pertimbangan, Hengki dibawa ke Lapas Bolangi Sungguminasa.
(Baca juga: 500 Prajurit TNI Tiba di Papua, Antisipasi Kerawanan di Pegunungan )
"Setelah saya lihat datanya, Hengki ini ternyata napi seumur hidup. Artinya, bukan sesuatu yang mengejutkan kalau dia nakal. Makanya setelah berbuat lagi, Sekarang lihat sendiri, dibawa lagi sama pihak Kepolisian untuk diproses," ujarnya.
Sebelumnya Jamil Misbach dari Gerakan Anti Narkotika (Granat) mendesak aparat Kepolisian termasuk BNNP untuk bertindak, melakukan penelusuran terkait jaringan narkotika di Lapas dan Rutan.
"Di sini pada intinya hanya dibatasi dinding agar tidak kabur. Petugas yang belasan ini cuma menjaga dan mengawasi dari pintu, nah kalaupun masalah handphone, kami rutin melakukan razia. Kemarin saja kami dapat tujuh handphone," ungkapnya.
Meski demikian, terkait pengungkapan Bareskrim Polri, ia sendiri tak menampik seorang warga binaannya memang telah diamankan pihak Kepolisian. Napinya tersebut bernama Hengki.
Hengki menurutnya adalah napi dengan hukuman seumur hidup, yang seharusnya berada di Nusa Kambangan. Hanya saja, dengan beberapa pertimbangan, Hengki dibawa ke Lapas Bolangi Sungguminasa.
(Baca juga: 500 Prajurit TNI Tiba di Papua, Antisipasi Kerawanan di Pegunungan )
"Setelah saya lihat datanya, Hengki ini ternyata napi seumur hidup. Artinya, bukan sesuatu yang mengejutkan kalau dia nakal. Makanya setelah berbuat lagi, Sekarang lihat sendiri, dibawa lagi sama pihak Kepolisian untuk diproses," ujarnya.
Sebelumnya Jamil Misbach dari Gerakan Anti Narkotika (Granat) mendesak aparat Kepolisian termasuk BNNP untuk bertindak, melakukan penelusuran terkait jaringan narkotika di Lapas dan Rutan.
Lihat Juga :