Warga Tanah Merah Plumpang Keluhkan Bau Menyengat Diduga Bahan Kimia
Selasa, 15 April 2025 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Pengurus RT 02 RW 09 Rawa Badak Selatan Wijaya Sudrajat menuturkan pihak perusahaan sudah menindaklanjuti keluhan itu. "Mereka merespons dengan baik sudah ditangani. Waktu itu kami keberatan karena baunya yang menyengat. Kami kurang tahu barang itu apa, otomatis warga terdampak mengeluhkan bau," ujar Wijaya.
Bau tak sedap itu merebak ke tiga wilayah RT di RW 09 Rawa Badak Selatan yakni RT 01, RT 02, dan RT 05. Warga juga khawatir drum berisi bahan kimia itu mudah terbakar.
Setelah warga mengeluhkan bau dan mendatangi kantor perusahaan akhirnya perusahaan memindahkan drum-drum menjauhi permukiman warga.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman memastikan Pemkot Jakarta Utara sudah menindaklanjuti keluhan warga.
Hasil rapat, pihak perusahaan berkomitmen melakukan perbaikan. "Kita sudah melakukan kunjungan lapangan ke lokasi dan telah memanggil perusahaan untuk investigasi lebih lanjut. Mereka berkomitmen segera melakukan perbaikan dan fokus terhadap kegiatan tanggap darurat. Bersama dengan tim kesehatan juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga setempat," ungkap Wawan.
Bau tak sedap itu merebak ke tiga wilayah RT di RW 09 Rawa Badak Selatan yakni RT 01, RT 02, dan RT 05. Warga juga khawatir drum berisi bahan kimia itu mudah terbakar.
Setelah warga mengeluhkan bau dan mendatangi kantor perusahaan akhirnya perusahaan memindahkan drum-drum menjauhi permukiman warga.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman memastikan Pemkot Jakarta Utara sudah menindaklanjuti keluhan warga.
Hasil rapat, pihak perusahaan berkomitmen melakukan perbaikan. "Kita sudah melakukan kunjungan lapangan ke lokasi dan telah memanggil perusahaan untuk investigasi lebih lanjut. Mereka berkomitmen segera melakukan perbaikan dan fokus terhadap kegiatan tanggap darurat. Bersama dengan tim kesehatan juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga setempat," ungkap Wawan.
(jon)
Lihat Juga :