Warga Tanah Merah Plumpang Keluhkan Bau Menyengat Diduga Bahan Kimia
Selasa, 15 April 2025 - 11:10 WIB
loading...
Pihak perusahaan telah memindahkan drum-drum penyebab bau tidak sedap dan menyengat yang dikeluhkan warga Kampung Tanah Merah RW 09, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Warga permukiman Kampung Tanah Merah RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara mengeluhkan bau tidak sedap yang cukup menyengat dari bahan kimia milik perusahaan setempat. Bau menyengat ini tercium sejak November 2024 dan baru ditindaklanjuti perusahaan pada April 2025.
Ketua RT 02 RW 09 Rawa Badak Selatan Sukardi mengatakan, keluhan bau menyengat ini sudah berbulan-bulan dirasakan warga. Bau muncul setelah drum-drum tersebut diletakkan di balik tembok yang berbatasan dengan permukiman warga RW 09.
"Isinya kurang tahu, bentuknya kayak drum-drum gitu. Bisa jadi dugaan bahan kimia," ujarnya, Senin (14/4/2025).
Baca juga: Penyebab Ledakan Gudang Amunisi Diduga dari Bahan Kimia
Warga sekaligus bendahara RT Ida Liatin mengungkapkan bau tersebut tercium seperti bahan kimia yang membuat warga yang menghirupnya merasakan banyak keluhan. Dia merasakan sesak napas hingga mual ketika mencium bau tidak sedap.
"Itu yang paling parah bulan puasa kayak bau lem. Kadang pahit, nggak enak di tenggorokan, pusing, mual, batuk. Saya saja puasa sakit," katanya.
Selama bau tersebut muncul, warga berulangkali berkoordinasi dengan pihak perusahaan meminta pertanggung jawaban atas keluhan mereka.
Ketua RT 02 RW 09 Rawa Badak Selatan Sukardi mengatakan, keluhan bau menyengat ini sudah berbulan-bulan dirasakan warga. Bau muncul setelah drum-drum tersebut diletakkan di balik tembok yang berbatasan dengan permukiman warga RW 09.
"Isinya kurang tahu, bentuknya kayak drum-drum gitu. Bisa jadi dugaan bahan kimia," ujarnya, Senin (14/4/2025).
Baca juga: Penyebab Ledakan Gudang Amunisi Diduga dari Bahan Kimia
Warga sekaligus bendahara RT Ida Liatin mengungkapkan bau tersebut tercium seperti bahan kimia yang membuat warga yang menghirupnya merasakan banyak keluhan. Dia merasakan sesak napas hingga mual ketika mencium bau tidak sedap.
"Itu yang paling parah bulan puasa kayak bau lem. Kadang pahit, nggak enak di tenggorokan, pusing, mual, batuk. Saya saja puasa sakit," katanya.
Selama bau tersebut muncul, warga berulangkali berkoordinasi dengan pihak perusahaan meminta pertanggung jawaban atas keluhan mereka.
Lihat Juga :