Musyawarah Daerah Harus Melalui Tahapan Sesuai AD/ART Partai Golkar

Jum'at, 04 September 2020 - 19:56 WIB
loading...
Musyawarah Daerah Harus...
Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota harus menjadi semangat konsolidasi organisasi peningkatan kinerja partai. (Foto/Ilustrasi)
A A A
BOGOR - Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar baik di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota harus menjadi semangat konsolidasi organisasi peningkatan kinerja partai.

Meski demikian, tahapan-tahapan penyelenggaran Musda pun juga harus dilalui sebagaimana yang tertuang dalam aturan partai.

Saat ini ditenggarai penyelenggaraan Musda Partai Golkar di beberapa tingkatan yang tidak mengikuti tahapan-tahapan sebagaimana mestinya.

"Mestinya ini (Musda) adalah momentum untuk memperbaiki soliditas dan kinerja partai dalam menghadapi pilkada, pileg dan pilpres. Perbaikan-perbaikan internal di DPD-DPD secara vertikal maupun horizontal dengan tahapan yang benar dalam forum Musda," kata Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono dalam pesan tertulisnya, Jumat (9/4/2020). (BACA JUGA: Rektor UIN Sumut Ditetapkan Tersangka Terkait Proyek Pembangunan Gedung Kuliah)

Agung Laksono yang juga Ketua MPO Kosgoro 1957 itu menyebutkan idealnya pelaksanaan musda umumnya di selenggarakan selama dua sampai tiga hari, sebab ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, misalnya laporan pertanggungjawaban, pandangan daerah dan rapat-rapat komisi lalu diakhiri dengan agenda pemilihan.

"Tapi sayangnya belakangan ini ada musda yang hanya dilakukan satu hari bahkan beberapa jam saja dan itu pun hanya mengejar kursi ketua DPD nya saja," ujarnya.

Penyelenggaraan musda, lanjut Agung Laksono merupakan forum tertinggi partai di daerah, maka harus digunakan sebaik-baiknya.

"Ini (Musda) bisa jadi momentum dalam membenahi elemen-elemen partai dan membuat program yang jelas. Tapi semua kader internal Partai Golkar juga perlu mengetahui kewenangannya apa, haknya apa, tahapannya bagaimana dan membuka ruang demokrasi. Sebab, disamping tahapan harus dijalankan, aspek demokrasinya juga harus dilaksanakan, dirawat dan dipertahankan," tegasnya. (BACA JUGA: Gelaran Musyawarah Daerah Harus Melalui Tahapan Sesuai AD/ART Partai Golkar)

Pada pelaksanaan musda di beberapa daerah yang sudah terselenggara, mantan Menko Kesra ini menyebutkan ada yang berjalan dengan bagus, tapi paling banyak dan lebih menonjol hanya memilih ketua DPD saja.

"Saya juga mendengar kabar ada tindakan-tindakan yang kurang demokratis seperti penunjukkan PLT pada pengurus DPD dan PK secara mendadak jelang penyelenggaraan Musda. Saya kira ini sebagai otokritik untuk memperbaiki semua agar roda organisasi berjalan dengan baik dan benar," paparnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Musda Golkar Raja Ampat...
Musda Golkar Raja Ampat Dukungan Terhadap Lambert Jadi Gubernur Papua Barat Menggema
Musda Dinilai Gagal,...
Musda Dinilai Gagal, Kader Golkar Bandung Ramai-ramai Pindah Partai
Tensi Politik Kabupaten...
Tensi Politik Kabupaten Bandung Memanas, Musda Golkar Dituding Inkonstitusional
Musda Partai Golkar...
Musda Partai Golkar Pangandaran Ricuh, Massa Bakar Sebuah Sepeda Motor
3 Bulan Bergolak, Wali...
3 Bulan Bergolak, Wali Kota Parepare Akhirnya Kantongi SK DPP Golkar
Terpilih Pimpin Golkar...
Terpilih Pimpin Golkar Sumut, Musa Rajekshah Ajak Kader Solid
Musda VI Golkar Malut,...
Musda VI Golkar Malut, Bahlil Imbau Seluruh Kader Berikan Solusi Nyata untuk Masyarakat
Bahlil Tantang Pengurus...
Bahlil Tantang Pengurus Baru DPD Golkar Sulawesi Utara Tambah Kursi di Eksekutif dan Legislatif Daerah
Dugaan Aliran Dana Korupsi...
Dugaan Aliran Dana Korupsi di Musda V Versi Ade Puspitasari, Ini Reaksi Tokoh Golkar Kota Bekasi
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved