Sosok 3 Srikandi Penjaga Perbatasan Banyumas, Dihadang Warga hingga Menemukan Saudara

Jum'at, 07 Maret 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
“Disini saya kadang berlaku seperti laki-laki mas, harus satset saat terjadi bencana. Apalagi wilayah kami jauh dari pusat kabupaten sehingga penanganan pertama bencana kami mengandalkan masyarakat dan relawan serta forkompimcam,” ujar Santi.

Pengalaman lain unik pernah juga dialami BCL ini. Saat pulang pengajian di Grumbul Situnggul dan Sirongge yang berjarak 40 menit ke rumah dinas, ia harus melewati sepinya jalan karena ia selalu mengikuti pengajian hingga selesai.

“Dalam perjalanan berbagai kegiatan termasuk pengajian, saya sampai kekenyangan. Bagaimana berat badan bisa turun sedangkan saya ditawari makan dan medangan bisa sampai 9 kali oleh warga dalam waktu silih berganti hari itu juga,” ujar Santi sambil tertawa.

Meski seorang wanita, namun santi kerap harus tongkrongan sampai malam dengan bapak untuk menjaga keamanan wilayah. Apalagi saat pilkada kemarin, ia sudah merasa mewakili sebagai pria karena harus melek wengi ( tidak tidur malam).

Dibekali Hasil Bumi


“Saya sangat senang sekali bisa bertugas di sini. Sungguh masyarakat di sini sangat baik, saya seperti menemukan saudara dan keluarga baru lagi. Ini support masyarakat yang membuat pemulihan kesehatan saya menjadi lebih cepat,” ujar Pepy haru.

Ditengah keterbatasan kondisi sakitnya sebagai Camat Gumelar, Pepy pemilik nama Lengkap Diah Rapitasari kini justru menjadi sehat kembali saat bertugas di wilayah rawan bencana ini.

Sosok 3 Srikandi Penjaga Perbatasan Banyumas, Dihadang Warga hingga Menemukan Saudara


Bertugas di lokasi bencana tak membuatnya ia kecil hati, namun justru menambah semangat ia bekerja. Apalagi masyarakat sekitar sangat sayang pada dirinya. Mengetahui camat-nya sakit, warga sering ngopeni (melayani) dengan cara dipetikin kelapa, diberi pisang hasil panen, diberi rebusan telur ayam, labu, singkong, saat warga tahu ia akan berkunjung ke desanya.

Bahkan perhatian dan doa masyarakat sering dilakukan mereka dengan menyelipkan doa disaat mereka ada acara hajatan.

Dari 10 desa di wilayah kerjanya, data BPBD menunjukkan hampir semua desa diwilayah ini rawan bencana longsor dan periodik banjir 5 tahunan.

Berdinas di wilayah Banyumas bagian barat dengan kondisi semua desa rawan bencana tak membuat ia yang akrab dipanggil BCG atau Bu Camat Gumelar ini patah arang. Meski awalnya ia tidak tahu wilayahnya, namun kini ia bisa memahami kondisi wilayahnya dan masyarakat bisa menerimanya. Ia mengaku bekerja sambil refreshing, menikmati perjalanan tugas sebagai penghibur hati ditengah masyarakat baru yg semedulur.

“Saya merasa sangat beruntung bisa bertugas disini. Kecintaan masyarakatnya inilah yang membuat pemulihan sakit saya jadi lebih cepat. Kerja disini menjadi tour of duty yang menyenangkan,” ujar Alumni STPDN angkatan XIV ini.

Bagi dia, kondisi pekerjaannya ini dijadikan sebagai Kawah Candradimuka untuk tugas kedepan di pemerintahan. Ia merasa bersyukur sekali bisa menjadi bagian dari masyarakat Gumelar.

“Meski saya perempuan, saya harus turun langsung ke lapangan untuk melihat lokasi bencana agar tahu keadaan masyarakat yang terkena bencana secara langsung ataupun bersama rekan di Kecamatan Gumelar. Dari sinilah saya nanti bisa meminta akses ke pihak terkait di kabupaten agar segera ditangani,” kata Pepy.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved