alexametrics

Kesal Rumahnya Ludes Terbakar, Pemilik Rumah Lempar Wartawan dengan Botol

loading...
Kesal Rumahnya Ludes Terbakar, Pemilik Rumah Lempar Wartawan dengan Botol
Kebakaran terjadi di Jalan Merpati, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng pada Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 08.15 WIB.Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Kebakaran terjadi di Jalan Merpati, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng pada Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 08.15 WIB. Sebanyak tiga rumah petak ludes terbakar.

Rumah pertama dihuni Lunggono yang di depannya ada warung kelontong. Rumah kedua dihuni Akong yang ada salonnya, kemudian rumah ketiga dihuni Opan.

“Saat kita datang sekitar pukul 08.30 WIB, api sudah membumbung tinggi. Api berasal dari rumah yang dihuni Akong yang di dalamnya ada salonnya, titik apa di sekitaran dapur. Kalau penyebab kebakaran masih menunggu penyelidikan polisi,” ujar petugas Damkar Kobar Rizky kepada MNC Media, Rabu (19/2/2020)



Baru sekitar pukul 09.00 WIB api berhasil dipadamkan. Sebanyak 7 unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) dan 4 mobil damkar milik BPBD.

“Alhamdulillah api sudah berhasil kita jinakkan. Biar polisi yang nanti bekerja untuk mengetahui penyebab kebakaran. Untuk korban jiwa nihil, namun kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah,” tambah Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni.

Sementara itu, Lunggono salah satu pemilik rumah yang shock rumahnya ludes terbakar, memaki wartawan saat berusaha mengambil visual dan foto rumah korban.

“Tadi pas saya mengambil visual korban yang sedang menangis, saya dilempar botol air mineral. Memang mereka korban, jadi kita tahu saja. Tapi saya juga bertugas, dan sama sekali tidak menganggu privacy mereka para korban,” ujar jurnalis MNC Media Sigit Dzakwan.
(zil)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak