Warga Tewas Diduga Dianiaya Oknum TNI, Massa 9 Jam Blokade Jalan di Sorong

Minggu, 16 Februari 2025 - 23:09 WIB
loading...
A A A
"Kejadian penganiayaan ini benar atau tidaknya, dan apakah ada kaitannya dengan kejadian penganiayaan oleh anggota TNI masih dalam tahap pendalaman. Apabila hasil pendalaman terbukti, ada anggota TNI yang melakukan pelanggaran, pastinya kita akan tindak secara tegas, sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku," katanya.

Baca juga: Denpom Tahan Oknum TNI Pelaku Pembunuhan Wanita di Pondok Aren

Setelah sembilan jam memblokade jalan, massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 20.30 WIT. Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Semmy Ronny Tabhaa, turun langsung ke lokasi dan meminta massa membuka blokade. Ia memahami bahwa sebagian keluarga korban sedang dalam posisi marah, tapi pemalangan jalan dampak pada masyarakat yang lain.

"Mereka yang dari Maybrat, dari Sorong Kota, dari Sorong Selatan mau ke Kota Sorong, hari ini tidak bisa berangkat mereka. Banyak tiket yang hangus, banyak urusan penting yang tidak bisa mereka kerjakan lantaran palang jalan ini. Padahal mereka tidak ada sama sekali dengan peristiwa itu. Jadi sangat disayangkan dengan pemalangan ini," kata Semmy.

Sebelumnya, pihak keluarga korban bersama TNI telah melakukan mediasi di Mapolres Sorong yang dipimpin oleh Wakapolda. Dalam pertemuan tersebut, pihak TNI dan keluarga korban sepakat untuk menyelesaikan kasus ini melalui dua mekanisme, yakni penerapan denda adat Papua serta penegakan hukum positif terhadap oknum TNI yang diduga terlibat dalam penculikan dan penganiayaan yang berujung pada kematian Abner Kareth.

Setelah blokade dibuka, arus lalu lintas kembali normal. Sementara itu, penyidik Denpom Kodam Kasuari telah menahan oknum TNI yang diduga terlibat dalam kasus ini guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Pelaku Penganiayaan...
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
Rekomendasi
Ada Dua Alat Bukti,...
Ada Dua Alat Bukti, Pelaku Korupsi Bisa Ditetapkan Tersangka Meski Belum Diperiksa
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Berita Terkini
Olah TKP Kematian Sutrimo,...
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Cari Saksi dan CCTV
Pakar: Meski Berdamai,...
Pakar: Meski Berdamai, 3 Oknum Polda Jabar di Kasus Alphard Tetap Harus Diproses Etik
Pembebasan Denda PBB-P2...
Pembebasan Denda PBB-P2 Berlaku hingga 31 Desember 2026, Simak Ketentuannya
Guru Besar Ilmu Hukum...
Guru Besar Ilmu Hukum Tolak Ide Dedi Mulyadi soal Sayembara Tangkap Begal
Kebakaran Rumah di Kayu...
Kebakaran Rumah di Kayu Putih Jaktim, 2 Orang Tewas
Kisah Londo Ireng, Antek...
Kisah Londo Ireng, Antek Kompeni Musuh Pejuang Kemerdekaan yang Kini Viral usai Disebut Prabowo
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved