Penampakan 2 Macan Tutul Jawa Langka Terekam Kamera di Hutan TNBTS

Selasa, 21 Januari 2025 - 16:58 WIB
loading...
Penampakan 2 Macan Tutul...
Dua ekor macan tutul Jawa yang termasuk satwa liar langka terekam video kamera trap di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Foto/TNBTS
A A A
MALANG - Dua ekor macan tutul Jawa yang termasuk satwa liar langka terekam video kamera trap di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Penampakan 2 Macan Tutul Jawa Langka Terekam Kamera di Hutan TNBTS


Kedua macan tutul Jawa yang dilindungi itu diduga adalah induk dan anaknya yang ada di alam liar.

Baca juga: Melacak Macan Tutul Jawa, Indikator Keanekaragaman Satwa Liar

Dua macan tutul itu terlihat di kamera trap yang dipasang di area TNBTS. Terlihat dari unggahan media sosial (medsos) @tamannasionalbromotenggersemeru, di mana keduanya beraktivitas di sekitar kamera trap. Satu macan tutul terlihat lebih kecil yang diduga itu merupakan anak dari induknya.



Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Hendra membenarkan, bahwa potongan video yang diunggah di akun medsos resmi TNBTS itu merupakan macan tutul Jawa.

Tapi Hendra belum memegang laporan utuh, berapa populasi dan terdeteksi di lokasi mana saja, termasuk berjenis kelamin jantan atau betina macan tutul yang terekam kamera.

"Yang terakhir kita upload di IG TNBTS, itu merupakan hasil rekaman camera trap. Yang dipasang di kawasan TNBTS. Kita hanya dapat potongan saja sebagai informasi. Laporan utuh, dan video lengkap masih dipegang tim," ucap Hendra dikonfirmasi pada Selasa (21/1/2025).

Baca juga: Karawang Geger! Macan Tutul Jawa Tertangkap Kamera di Gunung Sanggabuana

Hendra memperkirakan dari penangkapan di kamera trap sejak dipasang tahun 2015 hingga sekarang, total ada antara 20-24 ekor populasi macan tutul Jawa yang terdeteksi.

Namun pihaknya masih memperkirakan dan data itu terus berkembang, termasuk cakupan dimana terekam yang ia tak mau menginformasikan dengan alasan agar tidak jadi buruan pemburu liar.

"Hasil dari monitoring macan tutul dengan menggunakan pemasangan kamera trap sejak tahun 2015 sampai tahun 2024 di kawasan TNBTS berjumlah 20-24 ekor," kata dia.

"Untuk lokasi dan waktunya memang tidak bisa diberikan secara presisi, karena takutnya akan menunjukkan lokasi macan berada, sehingga keberadaannya terancam diketahui oleh pemburu," tambahnya.

Sebagai informasi, macan tutul Jawa atau yang bernama latin panthera pardus, merupakan satwa langka yang dilindungi. Keberadaannya di alam liar juga mulai punah dan sulit dijumpai.

Hewan ini dinyatakan sebagai satwa liar langka yang dilindungi berdasarkan UU 134 Tahun 1931 tentang Perlindungan Binatang Liar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Bea Cukai Langsa dan...
Bea Cukai Langsa dan Tim Gabungan Gagalkan Ekspor Ilegal Ratusan Satwa Dilindungi
Bawa 30 Kg Sisik Trenggiling,...
Bawa 30 Kg Sisik Trenggiling, Warga Bagan Hulu Diciduk Polda Riau
Gawat! Macan Tutul Masuk...
Gawat! Macan Tutul Masuk Hotel di Sukasari Bandung
3 Orang Utan Kalimantan...
3 Orang Utan Kalimantan Jalani Proses Rehabilitasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Gunung Bromo Buka Lagi...
Gunung Bromo Buka Lagi 21 Maret 2026, Wisatawan Wajib Catat Jadwal Penutupan
Salju Tarik 18.402 Wisatawan...
Salju Tarik 18.402 Wisatawan Kunjungi Gunung Bromo selama 5 Hari
Rekomendasi
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved