Pelindo Buka Suara Terkait Kapalnya Diamankan Bea Cukai Karimun

Rabu, 22 Januari 2020 - 17:23 WIB
Pelindo Buka Suara Terkait...
Pelindo Buka Suara Terkait Kapalnya Diamankan Bea Cukai Karimun
A A A
BATAM - Pasca-penangkapan oleh Petugas Patroli Kanwil Bea Cukai Karimun terhadap KT Sei Deli III milik Pelindo, yang diduga 'kencing' BBM atau ship to ship, pihak Pelindo Batam pun angkat bicara.

Kepala Pelindo 1 Batam Pasogit Satya, membenarkan adanya kapal BUMN milik Pelindo 1 Batam yang diamankan oleh Kapal Patroli Kanwil BC Karimun di kawasan Pulau Nipah Batam. "Benar, kapal kami diamankan petugas BC Karimun. Saat ini kasih dalam penelitian atau penyidikan oleh BC Batam," kata Pasogit yang ditemui di kantornya, Rabu (22/1/2020)

Dugaan, kapal milik Pelindo 1 bernama KT Sei Deli III yang bertuliskan BUMN tersebut menyuling atau menstranfer minyak ke kapal TB Celebes dibantah oleh Pasogit.Menurutnya, dua kapal tersebut adalah milik PT Pelindo 1 Batam. Kendati kapal TB Celebes merupakan kapal kerja sama dengan PT Pelindo 1 Batam. Dalam hal ini, ia membantah kalau itu adalah kapal Singapura seperti dugaan sebelumnya.

"Jadi tidak ada yang salah, kita memberikan bahan bakar kepada kapal kita sendiri. Dari pada mereka membeli minyak dengan jarak cukup jauh," sebut Pasogit.

Namun, pihaknya baru tahu jika memberikan minyak di Laut berbeda mekanismenya dengan pemberian minyak di darat yang tinggal menuangkan begitu saja. Untuk proses di laut pastinya ada izin yang harus dilengkapi oleh pihak Pelindo 1 Batam.

Maka dari itu, Kapal Patroli BC Karimun melakukan penegahan dan membawa kapal itu. "Semua ini adalah keridaktahuan kami. Karena selama ini kami tidak tau jika ada dokumen terkait cargo yang harus dibuat," jelasnya. (Diduga Hendak 'Kencing' BBM, Kapal Milik Pelin do Ditangkap Bea Cukai).

Ditanyakan apa alasan pihak BC mengamankan kapal tersebut, menurut Pasogit ada ketidaktahuan pada Pelindo 1 terkait masalah prosedur isi salah satu surat yang dimiliki oleh Pelindo.

"Dalam dokumen cargo manifest keterangan NIL atau barang kosong. Hal itulah yang dipermasalahkan oleh petugas BC Batam. Setiap cargo manifest selalu bertuliskan NIL. Ini murni ketifaktahuan kami," katanya.

Pasogit mengaku pihaknya tidak membuat Cargo di Manifest, karena berfikiran jika BBM yang akan di transfer itu untuk konsumsi kapal Pelindo juga. "Maka dari itu, dengan adanya penyelidikan dari BC Batam ini kami sepakat untuk melakukan perbaikan aturan ke depannya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Gerebek Gudang BBM Subsidi...
Gerebek Gudang BBM Subsidi Ilegal, Polisi Bekuk 3 Pelaku dan Sita 852 Liter Solar
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan 5 Ton Solar Ilegal di Jambi
Polres Bolmong Gagalkan...
Polres Bolmong Gagalkan Pengiriman Ilegal BBM Bersubsidi, 3 Pelaku Ditangkap
Diduga Menimbun dan...
Diduga Menimbun dan Menjual Pertalite Oplosan, Warga Kendal Ini Digelandang Polisi
Hati-hati, Ini 4 Bahaya...
Hati-hati, Ini 4 Bahaya Mencampur Dua Jenis BBM Berbeda di Motor
Avanza Diduga Bawa 12...
Avanza Diduga Bawa 12 Galon Pertalite Terbakar, Netizen: Azab Penimbun BBM
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
40 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved