Tuban Zona Merah, Ribuan Orang Asyik Goyang dengan Biduan Seksi
Selasa, 01 September 2020 - 09:09 WIB
loading...
Kegiatan pentas dangdut digelar di lapangan Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Foto/iNews TV/Pipiet Wibawanto
A
A
A
TUBAN - Wilayah Kabupaten Tuban , Jawa Timur, masih berstatus zona merah terhadap penularan COVID-19. Namun, ribuan orang di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, tidak mengindahkannya. Mereka asyik bergoyang menikmati pentas dangdut di panggung 75 tahun Kemerdekaan Indonesia.
(Baca juga: Eks Kepala BPN Tembak Diri, Polisi Jaga Ketat Gedung Kejati Bali )
Dalam sebuah rekaman video amatir yang tersebar luas di media sosial, nampak deretan biduan dangdut dengan pakaian seksi, asyik bernyayi dan mengajak ribuan penonton yang memadati lapangan Desa Jadi, bergoyang dari atas panggung.
Bukan hanya warga desa, di atas panggung nampak ikut asyik bergoyang tanpa mengindahkan protokol kesehatan, di antaranya kepala desa bersama petugas berseragam polisi serta TNI, yang diduga anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Kondisi ini membuat Pemkab Tuban geram, dan menyayangkan pagelaran pentas dangdut di tengah pandemi COVID-19 tersebut. "Masih saja ada yang membandel dan melanggara protokol kesehatan. Kami kecolongan," ujar Wakil Bupati Tuban , Noor Nahar Husein.
(Baca juga: Eks Kepala BPN Tembak Diri, Polisi Jaga Ketat Gedung Kejati Bali )
Dalam sebuah rekaman video amatir yang tersebar luas di media sosial, nampak deretan biduan dangdut dengan pakaian seksi, asyik bernyayi dan mengajak ribuan penonton yang memadati lapangan Desa Jadi, bergoyang dari atas panggung.
Bukan hanya warga desa, di atas panggung nampak ikut asyik bergoyang tanpa mengindahkan protokol kesehatan, di antaranya kepala desa bersama petugas berseragam polisi serta TNI, yang diduga anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Kondisi ini membuat Pemkab Tuban geram, dan menyayangkan pagelaran pentas dangdut di tengah pandemi COVID-19 tersebut. "Masih saja ada yang membandel dan melanggara protokol kesehatan. Kami kecolongan," ujar Wakil Bupati Tuban , Noor Nahar Husein.
Lihat Juga :