Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat

Sabtu, 17 Mei 2025 - 13:43 WIB
loading...
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan hampir setiap hari didemo oleh massa pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup/cawabup) Suryatati-Li Sumirat. Foto: Ist
A A A
BENGKULU - Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan hampir setiap hari didemo oleh massa pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup/cawabup) Suryatati-Li Sumirat. Mereka menuntut penjelasan mengenai penghentian 20 laporan terkait dugaan pelanggaran dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan 2024.

Massa membawa keranda mayat dengan coretan warna merah sebagai simbol matinya penegakan hukum di Bawaslu Bengkulu Selatan. Aksi tersebut merupakan aksi ketujuh kalinya setelah pelaksanaan PSU dan aksi ketiga yang dilakukan beruntun dalam seminggu terakhir.

Baca juga: Massa Kembali Geruduk Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan

Aksi sempat ricuh karena massa yang kecewa mencoba membakar keranda. Namun, polisi berhasil memadamkan api sehingga kericuhan tidak meluas.

"Kita tidak akan berhenti berjuang sampai keadilan ditegakkan. Dan kita ingin Bawaslu memberikan penjelasan kepada kita secara transparan, jangan hanya dibilang bahwa semua laporan itu bukan pelanggaran," kata koordinator aksi Herman Lupti di sela unjuk rasa, Jumat (16/5/2025).

Sebelumnya, pada Rabu (14/5/2025), massa juga melangsungkan aksi hingga berjam-jam, tepatnya dari pukul 10.00 WIB sampai 18.00 WIB. Kemudian pada Kamis (15/5/2025), massa kembali menyambangi kantor Bawaslu.

Aksi diwarnai dengan pembakaran ban bekas dan dokumen 20 laporan pelanggaran sebagai simbol kekecewaan mereka atas matinya keadilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved