Astaga! Babysitter Cekoki Obat Penggemuk ke Balita Selama 1 Tahun hingga Tubuh Bengkak
Selasa, 15 Oktober 2024 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
Perkara ini bermula sekitar bulan Oktober 2022, N tinggal dan bekerja sebagai pengasuh korban EWG sejak berusia 5 bulan hingga 2 tahun 3 bulan. Saat memasuki usia 16 bulan, korban seringkali muntah setelah makan dan minum.
Baca juga: Kisah Heroik Jenderal Kopassus Letjen Sutiyoso, Bopong Anak Buah yang Tertembak sambil Panggul Senjata
Sekitar bulan Agustus 2023 hingga bulan September 2023, korban menjalani terapi Bioresonance agar membantu korban tidak muntah ketika makan dan minum. Sekitar bulan September 2023, N membeli obat gemuk penambah nafsu makan yang dibeli dari toko online.
Tersangka lalu mulai meminumkan obat gemuk penambah nafsu makan kepada korban dengan cara menghancurkan 1 buah pil lonjong warna orange dan 1 buah pil segilima warna biru.
Kemudian dicampur dengan air minum korban. Obat itu lalu diminumkan sehari sekali menjelang tidur siang.
“Hal tersebut dilakukan secara rutin hingga berat badan korban naik 1-2 kg setiap bulan,” ungkap Farman.
Sekitar bulan Desember 2023, korban sakit flu dan orang tua korban ditemani N periksa ke dokter. Orangtua korban diingatkan dokter supaya di dietkan karena berat badan sudah mencapai hampir 20 kg dengan usia 2 tahun 3 bulan (overweight) serta mengalami pembengkakan pada wajah dan badan korban.
Baca juga: Kisah Heroik Jenderal Kopassus Letjen Sutiyoso, Bopong Anak Buah yang Tertembak sambil Panggul Senjata
Sekitar bulan Agustus 2023 hingga bulan September 2023, korban menjalani terapi Bioresonance agar membantu korban tidak muntah ketika makan dan minum. Sekitar bulan September 2023, N membeli obat gemuk penambah nafsu makan yang dibeli dari toko online.
Tersangka lalu mulai meminumkan obat gemuk penambah nafsu makan kepada korban dengan cara menghancurkan 1 buah pil lonjong warna orange dan 1 buah pil segilima warna biru.
Kemudian dicampur dengan air minum korban. Obat itu lalu diminumkan sehari sekali menjelang tidur siang.
“Hal tersebut dilakukan secara rutin hingga berat badan korban naik 1-2 kg setiap bulan,” ungkap Farman.
Sekitar bulan Desember 2023, korban sakit flu dan orang tua korban ditemani N periksa ke dokter. Orangtua korban diingatkan dokter supaya di dietkan karena berat badan sudah mencapai hampir 20 kg dengan usia 2 tahun 3 bulan (overweight) serta mengalami pembengkakan pada wajah dan badan korban.
Lihat Juga :