Balai Budi Perkasa Palembang Sosialisasikan ATENSI bagi Disabilitas

loading...
Balai Budi Perkasa Palembang Sosialisasikan ATENSI bagi Disabilitas
Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui Balai Budi Perkasa Palembang merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial gencar mensosialisasikan kebijakan Atensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI.Foto SINDOnews
OGAN ILIR -
Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui Balai Budi Perkasa Palembang merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial gencar mensosialisasikan kebijakan Atensi Rehabilitasi Sosial atau ATENSI.

Kepala Balai Budi Perkasa Palembang, Siti Sari Rumayanti mengatakan, ATENSI berbasis community tersebut fokus pada Asesmen Masalah dan Kebutuhan, Penguatan dan Dukungan Keluarga, serta Implementasi yang ditujukan bagi para penyandang disabilitas. (Baca: Tangani Disabilitas di Tengah Pandemi, Kemensos Minta Depok Adopsi Cara DKI)

"Selain untuk para penyandang disabilitas, sosialisasi ATENSI ini juga kita tujukan kepada para keluarga/orang tua hingga Lembaga Kesejahteraan Sosial, Panti Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial, Pendamping PD, dan Pegawai Pemerintah Daerah," ujar Siti kepada SINDOnews di Pendopoan Pemkab Ogan Ilir, Jumat (28/08/2020).

Pada kesempatan yang sama turut hadir dalam kegiatan ATENSI Berbasis Communityyaitu Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial RI diwakili oleh Kasubdit Rehsos Penyandang Disabilitas Fisik Herwijati, Kepala Balai “Budi Perkasa” di Palembang Siti Sari Rumayanti, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir IrawanSulaiman dalam membuka serta memberikan materi penguatan dan dukungan kepada seluruh peserta kegiatan.



Dijelaskan Siti, jika arahan dan kebijakan baru dari Ditjen Rehabilitasi Sosial terkait ATENSI fokus memberikan pelayanan berbasis keluarga, berbasis komunitas dan berbasis residensial care. Ini tentu dalam artian pelayanan kepada penyandang disabilitas harus bisa saling bekerja sama antara Balai, Dinas Sosial, LKS/ Panti Sosial dan para stakeholder," tambahnya. (Baca: Kemensos Pastikan Tempat Baru untuk 23 Eks PM Balai "Wiyata Guna" Sudah Siap)

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir, Irawan menyebutkan jika sosialisasi ATENSI yang dilakukan tersebut banyak memberikan manfaat bagi para penyandang disabilitas. "Kita sudah banyak melihat tagline Kemensos Hadir dimana-mana, dan sekarang dengan adanya kegiatan seperti ini kita benar-benar merasakan hadirnya Kemensos bagi para sahabat-sahabat disabilitas dan keluarganya," ujar Irawan.

Ditempat yang sama, Kasubdit Rehsos Penyandang Disabilitas Fisik, Herwijati menyampaikan, keluarga merupakan tempat terbaik bagi penyandang disabilitas. Sehingga dukungan keluarga harus diperkuat agar terwujudnya pemenuhan hak dan kebutuhan penyandang disabilitas.



Dan komunitas adalah yang terdekat dengan keluarga penyandang disabilitas. "Komunitas harus dikuatkan melalui LKS agar lebih sensitif dan responsif dalam mencegah dan menyelesaikan permasalahan yang dialami penyandang Disabilitas," terangnya.

Dijelaskan juga, bahwa LKS/Panti Sosial mempunyai peran dan tugas menggandeng kaum disabilitas di lingkungan masyarakat, menjadi penggerak utama bagi keluarga dan komunitas untuk mendampingi atau merawat penyandang disabilitas. (Baca: Kemensos Akan Tingkatkan Layanan bagi Penyandang Disabilitas)

Dalam sosialiasi ATENSI tersebut, juga diberikan Bantuan Kemandirian kepada 30 orang penyandang disabilitas masing-masing sebesar Rp1,5. Diharapkan bantuan yabg diberikan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kelangsungan hidup para penyandang disabilitas fisik dan keluarganya.
(don)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top