Kisah Cinta Idjon Djanbi, Legenda Kopassus yang Ceraikan Wanita Inggris demi Mojang Sunda

Jum'at, 20 September 2024 - 06:20 WIB
loading...
Kisah Cinta Idjon Djanbi,...
Bapal legenda Kopassus Mochamad Idjon Djanbi bersama Suyatmi. Foto/Istimewa
A A A
KOMANDO Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dikenal sebagai satuan elite yang sangat berperan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Indonesia. Namun, di balik pembentukan Kopassus, ada sosok luar biasa bernama Mochamad Idjon Djanbi.

Di balik kesuksesan korps baret merah ini, terdapat sosok pahlawan yang menginisiasi pembentukannya, yakni Mochamad Idjon Djanbi. Dilansir dari buku Kopassus untuk Indonesia yang ditulis oleh Iwan Santosa dan E.A Natanegara.

Idjon punya nama asli Roger Barendrecht ‘Rokus’ Visser lahir pada 13 Mei 1914 di Boskoop, Belanda, dari keluarga petani tulip. Awalnya, ia bercita-cita menjadi ahli agraria dan menjalani pendidikan masa mudanya di Liverpool, Inggris.

Baca juga: Kerajaan Sriwijaya, Pusat Peradaban Agama Buddha Dunia Cikal Bakal Dinasti Sailendra

Di sinilah ia menikah dengan seorang wanita Inggris, namun pernikahan tersebut tidak bertahan lama. Ketika Perang Dunia II pecah pada tahun 1939, Idjon memilih untuk tidak kembali ke negaranya yakni, Belanda.

Ia mendaftar di militer Belanda di pengasingan dan bahkan sempat menjadi sopir Ratu Wilhelmina. Setelah Perang Dunia II berakhir, Idjon terlibat dalam misi militer di Indonesia dan mulai jatuh cinta pada negara ini.

Pada tahun 1947, Idjon kembali ke Indonesia untuk melatih pasukan penerjun payung. Namun, keputusannya untuk menetap di Indonesia memicu konflik dalam rumah tangganya. Istri dan anaknya menolak ikut pindah, yang akhirnya menyebabkan perceraian.

Setelah perceraian, Idjon memutuskan untuk tinggal di Indonesia dan membangun kehidupan baru. Di Indonesia, ia jatuh cinta pada seorang perempuan Sunda bernama Suyatmi, yang kemudian dinikahinya.

Baca juga: Kisah Hidup Jenderal Dudung, Mantan KSAD yang Pernah Ditempeleng Mayor Gegara Koran Jatuh

Tidak hanya itu, ia juga memeluk agama Islam dan mengubah namanya menjadi Mochamad Idjon Djanbi. Meskipun sudah pensiun dari dunia militer, Idjon tidak bisa sepenuhnya menjauh dari medan perang.

Kolonel A.E. Kawilarang, yang memiliki visi untuk membentuk pasukan khusus Indonesia, melihat potensi besar dalam diri Idjon. Ia diminta untuk melatih pasukan elite TNI, yang kelak menjadi cikal bakal Kopassus.

Idjon Djanbi setuju dan menjadi komandan pertama Kesatuan Komando Teritorial III (Kesko III) di bawah Divisi Siliwangi.

Kisah cinta Idjon Djanbi dengan Suyatmi untuk meninggalkan kehidupannya di Eropa demi menetap di Indonesia menunjukkan betapa kuat cintanya.

Meskipun menghadapi tantangan dan kecurigaan karena latar belakangnya sebagai mantan tentara Belanda, Idjon tetap bertahan dan berjasa dalam membangun pasukan elite yang hingga kini menjadi kebanggaan Indonesia.

Idjon Djanbi pensiun dari militer pada tahun 1956 dan kemudian menderita penyakit usus buntu yang akhirnya merenggut nyawanya pada 1 April 1977.

Warisannya tetap abadi sebagai "Bapak Kopassus", dan kisah hidupnya yang penuh liku, termasuk pilihan cintanya pada wanita Sunda, tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Indonesia.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved