Viral McDonald's di Malioboro Tutup Setelah 30 Tahun Beroperasi, Faktor Boikot Israel?

Senin, 16 September 2024 - 07:37 WIB
loading...
Viral McDonalds di Malioboro...
Gerai McDonalds di Plaza Malioboro Yogyakarta yang telah beroperasi selama 30 tahun resmi menutup layanannya. Foto/IG @yuswohady
A A A
YOGYAKARTA - Gerai McDonald's di Plaza Malioboro Yogyakarta yang telah beroperasi selama 30 tahun resmi menutup layanannya. Kejadian ini menjadi perbincangan viral di media sosial setelah video penutupan gerai tersebut beredar luas.

Gerai ini telah menjadi salah satu ikon di kawasan Malioboro sejak berdirinya. Kini, gerai McDonald's di Plaza Malioboro telah tutup sepenuhnya. Tempat tersebut kini tertutup tirai putih dengan tulisan “Coming Soon, New Concept Food, and Beverage Store.”

Penggantinya belum diketahui pasti, namun terdapat gambar secangkir kopi, pastry, dan simbol-simbol kuliner lainnya di tirai tersebut. Menurut informasi yang diperoleh, McDonald's menutup gerai tersebut karena kontrak sewanya sudah berakhir.

Baca juga: 3 Tahun Tutup, Gerai McD Sarinah Akan Kembali Dibuka

Gerai ini telah beroperasi sejak Plaza Malioboro masih dikenal sebagai Malioboro Mal. Kabar penutupan ini juga dibagikan oleh akun Instagram @yuswohady, yang mengungkapkan penutupan gerai ikonik tersebut.

Ia menyebut McDonald's Malioboro seperti “Tikus mati di lumbung padi,” merujuk pada penurunan jumlah pengunjung di gerai tersebut.

“McDonald's Malioboro tutup setelah 30 tahun beroperasi.Terakhir, 2 minggu lalu saya mampir di McD Malioboro Mal, mmg sepi dan kian sepi.Tragis!!! McD Malioboro seperti "tikus mati di lumbung padi",” kata @yuswohady dikutip SINDOnews, Senin (16/9/2024).

Baca juga: Kena Boikot Anti Israel, McD Malaysia Tuntut Ganti Rugi Rp20 Miliar

Dia juga mengungkap beberapa alasan Gerai McDonald's di Plaza Malioboro Yogyakarta tutup:

1. Wrong Target Market

Malioboro telah bertransformasi menjadi kawasan wisata budaya dan pedestrian, yang cenderung menarik lebih banyak wisatawan.Wisatawan mencari pengalaman khas Yogya seperti kuliner tradisional, bukan fastfood yang generik dan tersedia luas di kota asal mereka.

2. Global vs Local

Tutupnya McD Malioboro adalah kisah tentang global vs lokal. GENERIC vs AUTHENTIC.
Malioboro dikenal dengn ragam kuliner lokal yang autentik, seperti gudeg, brongkos, mangut, angkringan, kuliner kaki lima.

Pengunjung lebih memilih kuliner lokal authentic daripada makanan cepat saji global.Di Maliobooro, kuliner lokal telah menjadi TUAN RUMAH di negeri sendiri. Kuliner global keok tak berkutik.

3. Inovasi Brutal

Inovasi konsep kuliner (kafe, resto, kedai kopi, warung, dll.) Yogya adalah salah satu yang paling cepat dan agresif. Konsep kuliner terbaru silih berganti dan begitu cepat diadopsi di Yogyakarta.

Sementara di sisi lain, McD Malioboro konsep n pengalamannya praktis tak berubah 30 tahun lalu dan sekarang.Di tengah serbuan inovasi konsep n pengalaman resto/kafe lokal, McD kian kehilangan cool factor-nya. Ada faktor#boikotisraelkah?

Di tengah spekulasi mengenai faktor penutupan, beberapa pihak juga mengaitkan dengan gerakan boikot terhadap Israel yang belakangan ini menjadi sorotan. Namun, tidak ada konfirmasi resmi terkait hal ini.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Sindir Polemik Ijazah,...
Sindir Polemik Ijazah, Rocky Gerung: Tut Wuri Malsuin Ijazah
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Rekomendasi
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved