Bawaslu Banten: Lebak dan Pandeglang Rawan Tinggi Pelanggaran Netralitas ASN

Rabu, 11 September 2024 - 07:56 WIB
loading...
Bawaslu Banten: Lebak...
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten memetakan daerah dengan tingkat kerawanan terjadi pelanggaran pada Pilkada Serentak 2024. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
SERANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten memetakan daerah dengan tingkat kerawanan terjadi pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 . Berdasarkan catatanBawaslu Banten, terdapat dua daerah di Tanah Jawara yang rawan terjadi pelanggaran dengan tingkatan tinggi yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Komisioner Bawaslu Provinsi Banten, Ajat Munajat mengatakan kedua daerah yang dikategorikan tinggi tersebut berdasarkan intensitas kejadian berdasarkan indikator yang merata.

Baca juga: Putra Jawa Timur yang Pernah Jabat Danjen Kopassus, 2 Nama Berhasil Tembus Jenderal Bintang Empat

“Hampir semua indikator terjadi di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, juga berulangnya kejadian di Pemilu 2019 terulang lagi di Pilkada 2020 terulang lagi di Pemilu 2024 itu yang menyebabkan menepati rawan tinggi nasional," ujar Ajat dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024).

Di Kabupaten Pandeglang, lanjut Ajat, paling tinggi kerawanan terjadi pelanggaran berkaitan dengan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Begitu juga dengan Kabupaten Lebak.

"Kalau Lebak itu semua indikator terjadi pelanggaran aparatur desa, soal penyelenggara yang diadukan ke DKPP, ada profesionalisme penyelenggara dan money politik," tegasnya.

Menurut Ajat, secara nasional indeks kerawanan pemilihan di Provinsi Banten berada di posisi rawan sedang, di urutan 17 dari 28 provinsi.

"Untuk kabupaten/kota sendiri ada dua daerah yang masuk dalam kategori rawan tinggi, ada Kabupaten Lebak dan kedua Kabupaten Pandeglang," jelasnya.

Saat ini, Bawaslu Banten terus melakukan pengawasan meski secara nasional Indeks Kerawanan Pemilu di Banten menurun dibandingkan dengan pilkada lalu.

Baca juga: Riwayat Karier Brigjen Enoh Solehudin, Danrem 152/Baabullah Ternate Eks Komandan Grup 1 Para Komando Kopassus

"Makanya ini yang paling penting antisipasi tidak terulang lagi meski ada penurunan di Pemilu 2024. Pertama tentu di internal Bawaslu program kita harus ke tematik pemetaan kerawanan pemilu dan pentingnya keterlibatan stakeholder terutama masyarakat ikut secara partisipatif melakukan pengawasan," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data BPS Ungkap Angka...
Data BPS Ungkap Angka Kesejahteraan Warga Tangsel Meningkat
Andra Soni Bebaskan...
Andra Soni Bebaskan Biaya Mutasi Kendaraan dari Luar Banten
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Massa Kembali Geruduk...
Massa Kembali Geruduk Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan
KPU dan Bawaslu Kembalikan...
KPU dan Bawaslu Kembalikan Sisa Anggaran Pilgub Jatim 2024 Sebesar Rp162,902 Miliar
Terjerat Kasus Narkoba,...
Terjerat Kasus Narkoba, Ketua Bawaslu Bandung Barat Dinonaktifkan
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved