alexametrics

Kapolri Copot Kapolres Kendari dan Kasatreskrim Terkait Demo Mahasiswa UHO

loading...
Kapolri Copot Kapolres Kendari dan Kasatreskrim Terkait Demo Mahasiswa UHO
Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi dan Kasatreskrim AKP Diki Kurniawan beserta lima bintara dicopot dari jabatannya karena terkait kasus demo mahasiswa Universitas Halu Oleo. Foto saat demo yang berakhir dengan penembakan/Antara/Jojon
A+ A-
KENDARI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi terkait demo mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO). Jemi dimutasi menjadi Kepala Bagian Pengendalian Personel Biro SDM Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Surat pencopotan Jemi tertuang dalam surat telegram Kapolri yang diteken Asisten bidang SDM (As SDM) Kapolri Irjen Eko Indra Heri. Surat itu terbit hari ini, Senin (7/10/2019).

Dalam surat telegram bernomor ST/2657/X/KEP./2019, Jabatan Jemi akan diisi oleh AKBP Didik Efrianto yang kini menjabat sebagai Kapolres Wakatobi. Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP Harry Goldenhard membenarkan dimutasinya AKBP Jemi.Namun, Harry enggan menyinggung digesernya Jemi berkaitan dengan penembakan terhadap Randi mahasiswa UHO dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sultra, Kendari.
"Iya benar. Mutasi adalah suatu hal yang wajar dan merupakan proses alami bagi setiap personel Polri. (AKBP Jemi dicopot terkait penembakan Randi?) Nggak-lah, (mutasi) itu proses yang wajar untuk pengembangan karier personel Polri dan berlaku kepada seluruh personel," tutur Harry melalui pesan singkat.

Selain Kapolres, Kasatreskirim Polres Kendari AKP Diki Kurniawan juga dicopot beserta lima bintara Polres Kendari. AKP Diki Kurniawan dimutasi menjadi Pama Roops Polda Sultra. Sementara lima bintara lainnya yaitu Bripka M Arifuddin, Brigadir Abdul Malik, Briptu M Ikbal, Briptu Hendrawan dan Bripda Fatchurrohman S dimutasi menjadi Bintara Yanma Polda Sultra.



Pencopotan Kasatreskrim dan lima bintara tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sultra No ST/969/X/Kep2/2019 yang ditandatangani Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol M Dwita KW.

"Iya benar dimutasi karena statusnya adalah terperiksa maka mereka (Kasatreskrim dan lima bintara dibebas tugaskan," kata AKBP Harry Goldenhard.
(whb,sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak