Viral Dokter Muda FK Undip Bunuh Diri, Netizen: Beban Kerja 18 Jam Ikut PPDS
Kamis, 15 Agustus 2024 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
“Ada rekan kita yang juga sedang ambil PPDS Anestesi Undip berani speak up di DM. Begini yang harus mereka jalani setiap hari,” bunyi cuitan akun X @bambangsuling11, dikutip Rabu (14/8/2024).
Dalam pesannya, calon dokter tersebut mengeluhkan beban kerja yang terlalu berat di mana memakan durasi hingga 18 jam perhari.
Baca Juga: Miris! Dokter Muda Bunuh Diri, Diduga Jadi Korban Perudungan di RSUP dr Kariadi Semarang
“Malam, Pak.. Izin memberi masukan. Beban kerja PPDS Anestesi di RS Kariadi terlalu berat.Jam kerja "normal" tanpa giliran jaga adalah: ~ 18 jam/hari* Masuk jam 6 pagi, pulang jam 12 malam. Kalau bisa pulang jam 11 malam artinya pulang cepat. Tidak jarang harus pulang jam 2 atau 3 pagi. Hari berikutnva sudah harus standby lagi jam 6 pagi di RS," bunyi pesan salah satu mahasiwa kepada akun X @bambangsuling11.
Hal ini terjadi selama 5 tahun menjalani masa studi, bahkan mendapat giliran jaga, calon dokter harus bertugas selama 24 jam.
Dalam pesannya, calon dokter tersebut mengeluhkan beban kerja yang terlalu berat di mana memakan durasi hingga 18 jam perhari.
Baca Juga: Miris! Dokter Muda Bunuh Diri, Diduga Jadi Korban Perudungan di RSUP dr Kariadi Semarang
“Malam, Pak.. Izin memberi masukan. Beban kerja PPDS Anestesi di RS Kariadi terlalu berat.Jam kerja "normal" tanpa giliran jaga adalah: ~ 18 jam/hari* Masuk jam 6 pagi, pulang jam 12 malam. Kalau bisa pulang jam 11 malam artinya pulang cepat. Tidak jarang harus pulang jam 2 atau 3 pagi. Hari berikutnva sudah harus standby lagi jam 6 pagi di RS," bunyi pesan salah satu mahasiwa kepada akun X @bambangsuling11.
Hal ini terjadi selama 5 tahun menjalani masa studi, bahkan mendapat giliran jaga, calon dokter harus bertugas selama 24 jam.
Lihat Juga :