Viral Dokter Muda FK Undip Bunuh Diri, Netizen: Beban Kerja 18 Jam Ikut PPDS
Kamis, 15 Agustus 2024 - 06:33 WIB
loading...
A
A
A
“Ini berlangsung terus menerus selama 5 tahun. Jika dapat giliran minimal 24 jam dan dapat prolonged hingga 5-6 hari tidak bisa pulang dari RS. Dikarenakan sering kali PPDS harus melanjutkan operasi yang terus sambung menyambung melebihi giliran jaganya,” sambungnya.
Beban kerja begitu berat karena jumlah pasien yang dioperasi di Rumah Sakit tersebut mendapai 120 pasien per hari. Bukannya dievaluasi, jam kerja yang begitu padat tersebut dianggap sebagai sebuah keuntungan calon dokter bisa mendapat kesempatan lebih banyak praktik.
“Jumlah operasi di RS Kariadi sangat tinggi, bisa 120 pasien/hari. Semua beban kerja bius pasien dilakukan PPDS. Lamanya jam kerja yang terus menerus ini tidak pernah dianggap tidak wajar, bahkan dianggap sebagai keunggulan UNDIP dibandingkan kampus lainnya, di mana residen dianggap bisa dapat kesempatan praktik lebih luas,” tandasnya.
Beban kerja begitu berat karena jumlah pasien yang dioperasi di Rumah Sakit tersebut mendapai 120 pasien per hari. Bukannya dievaluasi, jam kerja yang begitu padat tersebut dianggap sebagai sebuah keuntungan calon dokter bisa mendapat kesempatan lebih banyak praktik.
“Jumlah operasi di RS Kariadi sangat tinggi, bisa 120 pasien/hari. Semua beban kerja bius pasien dilakukan PPDS. Lamanya jam kerja yang terus menerus ini tidak pernah dianggap tidak wajar, bahkan dianggap sebagai keunggulan UNDIP dibandingkan kampus lainnya, di mana residen dianggap bisa dapat kesempatan praktik lebih luas,” tandasnya.
(ams)
Lihat Juga :