Kisah Jenderal Sudirman, Dapat Ilmu Pencak Silat dari Kiai Busyro Syuhada

Rabu, 14 Agustus 2024 - 07:51 WIB
loading...
Kisah Jenderal Sudirman,...
Nama Jenderal Sudirman sudah lama menjadi simbol keberanian dan ketangguhan dalam sejarah perjuangan Indonesia. Foto/TNI AD
A A A
Nama Jenderal Sudirman sudah lama menjadi simbol keberanian dan ketangguhan dalam sejarah perjuangan Indonesia. Namun, tidak banyak yang mengetahui tentang sosok guru spiritual yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian sang jenderal besar. Adalah Kiai Haji Busyro Syuhada, seorang ulama yang lahir di Banjarnegara pada tahun 1872 dengan nama asli Ibrahim, yang menjadi mentor spiritual Sudirman.

Sejak kecil, Ibrahim menunjukkan sifat pemberani dan tangguh, yang membuatnya disegani oleh teman-temannya. Ia belajar ilmu pencak silat dan dengan cepat menjadi mahir, sehingga keberaniannya untuk melawan penjajah Belanda membuatnya menjadi buronan. Perjuangan Ibrahim membawanya merantau ke Betawi dan Tanah Suci Mekkah, di mana ia memperdalam ilmu agama serta seni bela diri. Sekembalinya dari Mekkah, Ibrahim menikah dengan putri seorang ulama terkemuka, KH Ali, dan mendirikan Pondok Pesantren Binorong di Banjarnegara. Setelah kembali dari ibadah haji, dan untuk menghindari kejaran Belanda, Ibrahim mengganti namanya menjadi KH Busyro Syuhada.

Pesantren yang didirikan oleh Kiai Busyro tidak hanya mengajarkan ilmu agama tetapi juga seni bela diri, termasuk pencak silat yang dikenal dengan nama Aliran Banjaran. Aliran ini menggabungkan kekuatan fisik dengan kekuatan batin, dan kemudian menjadi cikal bakal dari perguruan silat Tapak Suci. Di sinilah, suatu hari, seorang pemuda bernama Sudirman datang berkunjung.

Baca Juga: Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar

Sudirman, yang saat itu bekerja sebagai guru di Cilacap, melakukan silaturahmi ke Pesantren Kiai Busyro di Banjarnegara. Tanpa disangka, Kiai Busyro merasakan firasat khusus saat bertemu dengan Sudirman. Ia pun menyarankan agar Sudirman tinggal sementara waktu di pesantrennya. Meskipun terkejut, Sudirman dengan antusias menerima saran tersebut dan mulai menjalani kehidupan sebagai santri di pesantren tersebut. Saat itu, Sudirman berusia sekitar 25 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved