Kemenpar dan Universitas LIA Sinergi Tingkatkan SDM Pariwisata
Jum'at, 25 April 2025 - 20:18 WIB
loading...
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Universitas LIA menandatangani MoU peningkatan SDM pariwisata di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (25/4/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Universitas LIA menandatangani MoU di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (25/4/2025). Kerja sama ini difokuskan pada program pelatihan, sertifikasi, serta penguatan tridarma perguruan tinggi.
Nota kesepahaman atau MoU ditandatangani oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar dan Rektor Universitas LIA Siti Yulidhar Harunasari.
Baca juga: Siapkan SDM Pariwisata Unggul, Ratusan Mahasiswa Ikut KPI ke-14 di Polban
Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berkomitmen menciptakan solusi inovatif dalam menyiapkan tenaga kerja pariwisata yang berkualitas sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri pariwisata Indonesia.
Program pelatihan dan sertifikasi yang dirancang diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan SDM pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan global.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia melalui peningkatan kompetensi SDM. Kami yakin, dengan dukungan akademisi, industri pariwisata nasional akan semakin maju,” ujar Martini.
Sementara itu, Siti Yulidhar Harunasari menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan pariwisata merupakan bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Nota kesepahaman atau MoU ditandatangani oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar dan Rektor Universitas LIA Siti Yulidhar Harunasari.
Baca juga: Siapkan SDM Pariwisata Unggul, Ratusan Mahasiswa Ikut KPI ke-14 di Polban
Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berkomitmen menciptakan solusi inovatif dalam menyiapkan tenaga kerja pariwisata yang berkualitas sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri pariwisata Indonesia.
Program pelatihan dan sertifikasi yang dirancang diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan SDM pariwisata yang adaptif terhadap perkembangan global.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia melalui peningkatan kompetensi SDM. Kami yakin, dengan dukungan akademisi, industri pariwisata nasional akan semakin maju,” ujar Martini.
Sementara itu, Siti Yulidhar Harunasari menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan pariwisata merupakan bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Lihat Juga :