alexametrics

Akibat Kabut Asap, Siswa di Aceh Barat Jatuh Pingsan

loading...
Akibat Kabut Asap, Siswa di Aceh Barat Jatuh Pingsan
Sebanyak lima siswa di Aceh Barat pingsan dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Foto/Afsah
A+ A-
ACEH BARAT - Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang melanda Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mulai berdampak buruk, Selasa (30/7/2019). Sejumlah siswa jatuh pingsan akibat kabut asap yang menyelimuti sejumlah jalan lintas di provinsi paling barat Indonesia itu.

Para pelajar MTSN dan SMA di Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, jatuh pingsan akibat kabut asap mengepung ruangan sekolah. Beberapa hari terakhir, kebakaran lahan dan hutan tengah melanda Aceh Barat.

Para guru sempat panik saat siswanya jatuh pingsan secara tiba-tiba. Mereka terpaksa memboyong siswa yang pingsan ke ruang lebih aman untuk diberikan pertolongan seadanya.
Akibat Kabut Asap, Siswa di Aceh Barat Jatuh Pingsan

Namun, karena kondisi semakin memburuk, para siswa terpaksa dilarikan ke Puskesmas Cot Seumereng menggunakan mobil pribadi dan ambulance untuk mendapat perawatan medis.



Menurut guru, para siswa jatuh pingsan akibat tak sanggup menahan kabut asap pada pagi hari yang mengepung sekolah. Sebanyak lima siswa yang pingsan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Kepala MTSN Blang Balee, Asmanidar mengatakan, kebakaran lahan hutan di Aceh Barat sebelumnya mencapai ratusan hektare sempat padam akibat hujan lebat. Namun, seminggu terakhir kembali membara akibat cuaca panas.

Guru mengharapkan adanya pembagian masker, terutama pada pagi hari. Sebab kepungan asap yang paling tebal terjadi pada pagi dan malam hari.

Jika kebakaran hutan gambut ini tidak cepat ditangani, kepungan asap terus berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Sebab ruas jalan pun di wilayah Aceh Barat diselimuti asap tebal. (Baca Juga: Dampak Karhutla, Kota Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap)
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak