Kisah Heroik Tan Peng Nio, Prajurit Wanita Anggota Pasukan Khusus saat Melawan Tentara Belanda
Minggu, 28 Juli 2024 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Konon prajurit wanita yang mirip dengan kisah heroik Mulan dari China itu berperang dengan menyamar sebagai seorang laki-laki. Pasukan ini dikirimkan untuk membantu pasukan Pangeran Garendi melawan tentara kompeni Belanda yang kejam dan bengis.
Peperangan yang berlangsung selama bertahun-tahun itu akhirnya berujung pada perundingan Giyanti pada 13 Februari 1755.
Perundingan ini dilakukan antara VOC Belanda dengan Kerajaan Mataram yang diwakili oleh Pakubuwana III dan Pangeran Mangkubumi.
Hingga akhirnya perundingan menyepakati pembagian kekuasaan Kerajaan Mataram kepada Pakubuwana III dan Pangeran Mangkubumi.
Selanjutnya usai perundingan Giyanti, Mulan Van Java ini menikah dengan KRT Kolopaking III. Pasangan ini memutuskan menetap di daerah Kebumen, Jawa Tengah. Usai menikah Tan Peng Nio mendapat gelar Raden Ayu (RA).
Pernikahannya dengan KRT Kolopaking III dikaruniai dua anak, yakni KRT Endang Kertawangsa dan RA Mulat Ningrum. RA Tan Peng Nio meninggal dan dimakamkan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen, Jateng.
Kini makamnya RA Tan Peng Nio yang bercorak Tionghoa itu masih terawat dengan baik.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber
Peperangan yang berlangsung selama bertahun-tahun itu akhirnya berujung pada perundingan Giyanti pada 13 Februari 1755.
Perundingan ini dilakukan antara VOC Belanda dengan Kerajaan Mataram yang diwakili oleh Pakubuwana III dan Pangeran Mangkubumi.
Hingga akhirnya perundingan menyepakati pembagian kekuasaan Kerajaan Mataram kepada Pakubuwana III dan Pangeran Mangkubumi.
Selanjutnya usai perundingan Giyanti, Mulan Van Java ini menikah dengan KRT Kolopaking III. Pasangan ini memutuskan menetap di daerah Kebumen, Jawa Tengah. Usai menikah Tan Peng Nio mendapat gelar Raden Ayu (RA).
Pernikahannya dengan KRT Kolopaking III dikaruniai dua anak, yakni KRT Endang Kertawangsa dan RA Mulat Ningrum. RA Tan Peng Nio meninggal dan dimakamkan di Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen, Jateng.
Kini makamnya RA Tan Peng Nio yang bercorak Tionghoa itu masih terawat dengan baik.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber
(shf)
Lihat Juga :