alexametrics

Perampok Rumah Mewah di Batam Terlibat Baku Tembak dengan Polisi

loading...
Perampok Rumah Mewah di Batam Terlibat Baku Tembak dengan Polisi
Satreskrim Polresta Barelang menangkap dua dari empat pelaku perampokan rumah mewah di kawasan Batam Centre. Sebelum ditangkap, polisi sempat terlibat tembak tembakan dengan para pelaku. Foto iNews TV/Gusti Y
A+ A-
BATAM - Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang menangkap dua dari empat pelaku perampokan rumah mewah di kawasan Batam Centre. Sebelum ditangkap, polisi sempat terlibat baku tembak dengan para pelaku.

Kedua pelaku yakni Dedi Admaja (35) dan Andre Siagian (30). Kedua pelaku ditangkap di tempat terpisah di kawasan Batuaji dan Tiban Koperasi, Rabu (16/7/2019) dini hari.

Penangkapan terhadap pelaku Dedi sempat diwarnai aksi penembakan. Dua pelaku lainnya kabur menggunakan mobil. Namun mobil jenis minibus yang digunakan pelaku ditemukan disemak semak di kawasan Sekupang, Batam.



Wakapolresta Barelang AKBP Mudji Supriadi mengatakan, dua pelaku rampok yang kerap beraksi di berbagai wilayah di Batam merupakan pemain lama. Kawanan rampok ini juga terbilang sadis dan selalu menggunakan senjata api dalam beraksi. "Kawanan ini terbilang sadis dan mereka kerap menggunakan senjata api dalam beraksi," urai Mudji.

Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya."Sudah diamankan dua orang, kita masih melakukan pengembangan. Karena ada beberapa orang lagi yang masih kita cari," sebut Mudji saat dikonfirmasi, Rabu (17/72019) siang.

Sementara itu, Pelaku Dedi saat diperiksa polisi membenarkan kalau ia dan kawan kawannya yang menbobol rumah di kawasan elit tersebut.

Dari hasil pembobolan pelaku membawa kabur mobil, laptop, keyboard, perhiasan dan uang tunai. Semua barang curian mereka jual dan hasilnya mereka bagi-bagi.Saat ini, kedua pelaku masih diperiksa secara intensif di ruang unit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak