Derita Lela Bocah yang Disiksa Ibu Kandung dan Ayah Tiri
Senin, 24 Agustus 2020 - 06:04 WIB
loading...
Lela seorang bocah perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang diduga mengalami penyiksaan dari ibu kandung dan ayah tirinya.Foto iNews TV/Normansyah
A
A
A
SAMPIT - Sungguh tragis nasib yang dialami Lela seorang bocah perempuan di Ketapang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur , Kalimantan Tengah diduga mengalami penyiksaan dari ibu kandung dan ayah tirinya.
Akibatnya sekujur tubuhnya mengalami luka lebam dan berdarah. Mirisnya lagi bocah malang ini ditelantarkan oleh orangtuanya dengan menitipkannya ke rumah seorang warga dan langsung kabur menggunakan sepeda motor.
Bocah perempuan ini pun diberikan pertolongan oleh sejumlah warga di Jalan Kopi Selatan, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. (Baca: Kisah Batu Melintang, Gerombolan Kerbau Mengganggu Si Pahit Lidah Mandi)
Sri Hartini seorang warga mengatakan, saat dia berjualan gorengan di depan rumahnya tiba-tiba didatangi oleh seorang wanita dan dua orang pria yang tidak pernah dia kenal. Mereka datang dengan menggunakan dua sepedamotor kemudian langsung menititipkan bocah malang tersebut kepada dirinya.
“Saat itu orang yang menitipkan tersebut sempat menyebutkan nama salah seorang warga disana dan minta supaya anaknya tersebut diserahkan kepada warga yang namanya disebutkan itu. Namun usai berkata demikian ketiga orang tersebut langsung kabur menaiki sepeda motor,” kata Sri Hartini Minggu (23/8/2020).
Akibatnya sekujur tubuhnya mengalami luka lebam dan berdarah. Mirisnya lagi bocah malang ini ditelantarkan oleh orangtuanya dengan menitipkannya ke rumah seorang warga dan langsung kabur menggunakan sepeda motor.
Bocah perempuan ini pun diberikan pertolongan oleh sejumlah warga di Jalan Kopi Selatan, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. (Baca: Kisah Batu Melintang, Gerombolan Kerbau Mengganggu Si Pahit Lidah Mandi)
Sri Hartini seorang warga mengatakan, saat dia berjualan gorengan di depan rumahnya tiba-tiba didatangi oleh seorang wanita dan dua orang pria yang tidak pernah dia kenal. Mereka datang dengan menggunakan dua sepedamotor kemudian langsung menititipkan bocah malang tersebut kepada dirinya.
“Saat itu orang yang menitipkan tersebut sempat menyebutkan nama salah seorang warga disana dan minta supaya anaknya tersebut diserahkan kepada warga yang namanya disebutkan itu. Namun usai berkata demikian ketiga orang tersebut langsung kabur menaiki sepeda motor,” kata Sri Hartini Minggu (23/8/2020).
Lihat Juga :