Kapolda DIY: Yogya Itu Kekuatan Utama Manusianya, Keamanan Jadi Prioritas

Kamis, 06 Juni 2024 - 19:58 WIB
loading...
Kapolda DIY: Yogya Itu...
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan dalam diskusi Peran Pemuka Agama dalam Mendorong Rekonsiliasi Pasca Pilpres 2024 di Gedung GKJ Gondokusuman, Yogyakarta. Foto/Ist
A A A
YOGYAKARTA - Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menegaskan pentingnya keamanan sebagai modal utama dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Yogyakarta.

Keamanan bagi Yogyakarta bukan hanya situasi tetapi merupakan investasi utama. Hal ini disampaikan Kapolda DIY dalam diskusi panel bertema 'Peran Pemuka Agama dalam Mendorong Rekonsiliasi Pasca Pilpres 2024' di Gedung Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman, Yogyakarta.

Baca juga: Ditanya Butet Jabatannya, Kapolda DIY: Kepala Pelayanan MasyarakatMas

Suwondo menggarisbawahi, Yogya memiliki karakteristik berbeda dengan daerah-daerah lain seperti Sulawesi dan Sumatera, terutama dalam hal respons terhadap konflik dan kerusuhan.

"Yogya itu kekuatan utamanya pada manusianya. Isu keamanan jadi hal utama," ujar Suwondo dikutip Kamis (6/6/2024).

Ia menjelaskan, di daerah lain seperti Papua, Sulawesi, dan Sumatera tetap bisa berproduksi meskipun terjadi kerusuhan,

Namun situasi di Yogya sangat berbeda. Yogya tidak memiliki sumber daya tambang atau perkebunan besar yang bisa terus beroperasi di tengah konflik.

Baca juga: Kapolda DIY Ajak Masyarakat Kedepankan Musyawarah untuk Selesaikan Masalah

"Kalau ada kerusuhan tambang tetap jalan. Di Yogya? nggak bisa," ujarnya.

Masalah kenakalan remaja (klitih) yang sering kali di Yogyakarta, kata Suwondo, berakar dari kegagalan rumah dan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan aktualisasi diri anak. Salah paham mengenai klitih juga telah memperburuk situasi.

Di sisi lain, Suwondo mengungkapkan, Polda DIY saat ini menduduki peringkat kedua terbaik di seluruh Indonesia dalam hal keamanan.

"Itu semua terjadi bukan karena Polri-nya hebat, tapi karena kekuatan dan kerja sama Jogja yang baik," katanya.

Ia menekankan bahwa keamanan bagi Yogyakarta bukan hanya situasi tetapi merupakan investasi utama.

"Dalam situasi tidak aman, manusia akan menyingkir. Apalagi wisatawan mana mau datang ke Malioboro, orang tua mana berani melepas anaknya kuliah di Jogja?" katanya.

Mengenai Pilkada yang akan digelar di kota dan kabupaten di DIY pada November 2024 nanti, Suwondo optimistis bisa berjalan damai.

"Berkaca pada kelancaran selama Pilpres kemarin, saya yakin dan percaya diri, Pilkada bisa berjalan damai," ujarnya.

Dalam acara itu, Suwondo juga mengatakan, masalah knalpot blombongan dan keributan antarlaskar sudah nol pada 2024.

"Satu hal yang menjadi ciri dari Yogyakarta, yakni knalpot blombongan dan juga keributan antarlaskar, sudah nol di tahun 2024 ini," tegasnya.

Selain Kapolda DIY, diskusi panel tersebut juga menghadirkan dua tokoh lain sebagai pembicara, yakni Peter Suwarno, pengajar di Arizona State University Amerika Serikat, dan Leonard Chrusostomos Epafras, pengajar Filsafat Keilahian Universitas Gadjah Mada (UGM). Adapun Pdt. Fendi Susanto, bertindak sebagai moderator.

Ketua panitia diskusi panel, Joko Pamungkas, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang hadir. Lebih dari 400 orang hadir dari lintas iman, lintas ormas, dan lintas partai politik.

"Terima kasih tak terhingga untuk para wartawan, Bapak Kapolda, semua tamu undangan, donator, dan seluruh panitia," katanya.

Joko menekankan diskusi panel ini merupakan bagian dari visi GKJ Gondokusuman untuk menjadi gereja terbuka yang bermakna bagi kehidupan sesama dan semesta.

"Merawat persatuan pasca Pilpres 2024 dan menyongsong Pilkada serentak November 2024 nanti dengan suasana adem ayem sehingga dapat menurunkan suhu politik di DIY," kata Joko.

Ia mengakhiri dengan pantun yang telah ia bacakan di mimbar saat membuka acara.

"Mlaku-mlaku golek jodoh ing Brebah. Dilalah nemu jodohe ing pasar buah. Ayo poro dulur ojo sampek terpecah belah. Mbangun Indonesia sing gagah," ujar Joko.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro Jaya Terkait Film Pesta Babi
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Aturan Baru Kartu SIM...
Aturan Baru Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah, Ini Kata Pakar Perlindungan Data
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Rekomendasi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved