Kuto Gawang, Keraton Kerajaan Palembang yang Hilang Misterius Dihancurkan VOC
Sabtu, 25 Mei 2024 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
Orang-orang asing ditempatkan di seberang sungai tepatnya di sisi selatan Sungai Musi, sebelah barat muara Sungai Komering, atau sekarang daerah Seberang Ulu, Plaju. Sayang Keraton Kuto Gawang ini akhirnya dihancurkan oleh VOC pada tahun 1659.
Kemudian oleh Susuhunan Abdurrahman pusat pemerintahan dipindahkan ke Beringin Janggut, yang letaknya di sekitar kawasan Masjid Lama II.
Sayang hingga sekarang ini tidak ditemukan data tertulis, maupun gambar sketsa mengenai keberadaan, bentuk, dan ukuran keraton. Daerah sekitar Keraton Beringin Janggut dibatasi oleh sungai-sungai yang saling berhubungan.
Kawasan keraton sendiri dibatasi oleh Sungai Musi di selatan, Sungai Tengkuruk di sebelah barat, Sungai Penedan di sebelah utara, dan Sungai Rendang/Sungai Karang Waru di sebelah timur.
Sungai Penedan adalah sebuah kanal yang menghubungkan Sungai Kemenduran, Sungai Kapuran, dan Sungai Kebon Duku.
Kemudian oleh Susuhunan Abdurrahman pusat pemerintahan dipindahkan ke Beringin Janggut, yang letaknya di sekitar kawasan Masjid Lama II.
Sayang hingga sekarang ini tidak ditemukan data tertulis, maupun gambar sketsa mengenai keberadaan, bentuk, dan ukuran keraton. Daerah sekitar Keraton Beringin Janggut dibatasi oleh sungai-sungai yang saling berhubungan.
Kawasan keraton sendiri dibatasi oleh Sungai Musi di selatan, Sungai Tengkuruk di sebelah barat, Sungai Penedan di sebelah utara, dan Sungai Rendang/Sungai Karang Waru di sebelah timur.
Sungai Penedan adalah sebuah kanal yang menghubungkan Sungai Kemenduran, Sungai Kapuran, dan Sungai Kebon Duku.
(ams)
Lihat Juga :