Rumah Petani di Pasuruan Diteror Bom Ikan Dua Kali, Atap dan Teras Rusak
Senin, 20 Mei 2024 - 19:51 WIB
loading...
Rumah seorang petani di Desa Karangtengah, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, jadi sasaran teror bondet atau teror bom ikan. Foto/Jaka Samudra
A
A
A
PASURUAN - Rumah seorang petani di Desa Karangtengah, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, jadi sasaran teror bondet atau teror bom ikan. Beruntung tidak ada korban, namun penghuni mengalami trauma karena ledakan bom ikan cukup keras.
Rumah milik Ansori diteror bondet sebanyak dua kali oleh orang tak dikenal pada Senin (20/5/2024) dini hari sehingga bagian atap, jendela, dan teras rusak. Bahkah material bangunan berserakan di lokasi kejadian dan membuat istri dan anaknya trauma tak bisa melupakan kejadian ini.
Menurut Kepala Dusun setempat, Muhammad Taufik, saat kejadian pemilik rumah sedang tertidur lelap. Namun, seketika penghuni rumah dan para tetangga dikagetkan suara ledakan keras.
Baca juga; Teror Landa Probolinggo, Dua Rumah Dilempar Bom Ikan
“Tak hanya sekali, ledakan bondet terjadi 2 kali sehingga atap dan jendela rumah korban rusak. Asap tebal membubung di atas genteng rumah dan baunya mirip obat petasan. Korban dikenal sebagai sosok yang baik dan tak punya musuh,” kata Muhammad Taufik.
Rumah milik Ansori diteror bondet sebanyak dua kali oleh orang tak dikenal pada Senin (20/5/2024) dini hari sehingga bagian atap, jendela, dan teras rusak. Bahkah material bangunan berserakan di lokasi kejadian dan membuat istri dan anaknya trauma tak bisa melupakan kejadian ini.
Menurut Kepala Dusun setempat, Muhammad Taufik, saat kejadian pemilik rumah sedang tertidur lelap. Namun, seketika penghuni rumah dan para tetangga dikagetkan suara ledakan keras.
Baca juga; Teror Landa Probolinggo, Dua Rumah Dilempar Bom Ikan
“Tak hanya sekali, ledakan bondet terjadi 2 kali sehingga atap dan jendela rumah korban rusak. Asap tebal membubung di atas genteng rumah dan baunya mirip obat petasan. Korban dikenal sebagai sosok yang baik dan tak punya musuh,” kata Muhammad Taufik.
Lihat Juga :