Tak Ada Jembatan, Warga Masabewa Sikka Pikul Motor Menyeberangi Sungai dan Banjir
Kamis, 09 Mei 2024 - 09:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Paskalis, biaya untuk memanggul motor tersebut mencapai Rp10 ribu untuk satu motor. Bagi warga yang tidak menggunakan jasa pemuda setempat, risiko kehilangan kendaraan mereka sangat besar.
Desa Masabewa dan sekitarnya memiliki dua sungai yang menjadi penghalang utama akses warga, terutama saat musim hujan, yaitu Kali Leworegi dan Kali Lowo Lamba. Kedua sungai ini jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Paga dan Kecamatan Tanawawo.
Dampak dari kekurangan infrastruktur ini tidak hanya dirasakan oleh warga secara umum, tetapi juga memengaruhi pendidikan. Banyak siswa dan guru terlambat ke sekolah karena harus mengantri menyeberangi kedua sungai tersebut, menunggu giliran kendaraan mereka dipikul.
Masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk segera memperhatikan masalah ini dan membangun jembatan yang layak. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan mempermudah kehidupan sehari-hari masyarakat di Desa Masabewa dan sekitarnya.
Desa Masabewa dan sekitarnya memiliki dua sungai yang menjadi penghalang utama akses warga, terutama saat musim hujan, yaitu Kali Leworegi dan Kali Lowo Lamba. Kedua sungai ini jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Paga dan Kecamatan Tanawawo.
Dampak dari kekurangan infrastruktur ini tidak hanya dirasakan oleh warga secara umum, tetapi juga memengaruhi pendidikan. Banyak siswa dan guru terlambat ke sekolah karena harus mengantri menyeberangi kedua sungai tersebut, menunggu giliran kendaraan mereka dipikul.
Masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk segera memperhatikan masalah ini dan membangun jembatan yang layak. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan mempermudah kehidupan sehari-hari masyarakat di Desa Masabewa dan sekitarnya.
(ams)
Lihat Juga :