Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:40 WIB
loading...
Menteri Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat mengungkap potensi perdagangan karbon hingga ratusan miliar dari pengelolaan gas metana di TPST Bantar Gebang. Foto/Yuwantoro Winduajie
A
A
A
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Muhammad Jumhur Hidayat mengungkap potensi besar perdagangan karbon dari pengelolaan gas metana di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Menurutnya, pengurangan emisi metana di kawasan tersebut dapat menghasilkan nilai ekonomi hingga ratusan miliar rupiah melaui skema kredit karbon.
Hal itu disampaikan Jumhur saat menghadiri peluncuran dan diskusi buku Marhaenisme Dalil Baru untuk Gen Z di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Baca juga: TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu Mulai 1 Agustus, Pramono Bakal Ajak Jumhur Duduk Bareng
Menurut Jumhur apabila emisi gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah dapat ditekan atau dihilangkan, maka akan tercipta nilai ekonomi yang besar melalui skema kredit karbon. Paparan itu dia sampaikan langsung di hadapan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Hal itu disampaikan Jumhur saat menghadiri peluncuran dan diskusi buku Marhaenisme Dalil Baru untuk Gen Z di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Baca juga: TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu Mulai 1 Agustus, Pramono Bakal Ajak Jumhur Duduk Bareng
Menurut Jumhur apabila emisi gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah dapat ditekan atau dihilangkan, maka akan tercipta nilai ekonomi yang besar melalui skema kredit karbon. Paparan itu dia sampaikan langsung di hadapan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Lihat Juga :