Kisah Kertanegara, Raja Singasari Penyuka Miras Pengikut Ritual Tantrayana
Selasa, 07 Mei 2024 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
”Semasa pemerintahannya, Kertanegara didampingi oleh seorang permaisuri bernama Sri Bajradewi yang canti jelita,” demikian dikutip dari 13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa.
Dari hasil pernikahannya, Kertanegara memiliki beberapa orang putri yang kemudian dinikahkan dengan Raden Wijaya atau Dyah Wijaya yang akhirnya nanti mendirikan Kerajaan Majapahit, dari putra Mahisa Campaka versi Pararaton.
Baca Juga: Misteri Ritual Mangkok Merah Membuat Gajah Mada Gemetar Masuk Pedalaman Kalimantan
Atau Rakryan Jayadarma dan Dyah Lembu Tal versi Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara), Ardaraja (putra Jayakatong/Jayakatwang dan Terukbali) dari Dhaha (Gelang- gelang).
Selama menjabat sebagai raja di Singasari, Kertanegara telah menyatukan agama Hindu aliran Siwa dengan agama Buddha aliran Tantrayana. Oleh karena itu, dalam Pararton, Kertanagara dikenal dengan nama Bhatara Siwa Buddha.
Dari hasil pernikahannya, Kertanegara memiliki beberapa orang putri yang kemudian dinikahkan dengan Raden Wijaya atau Dyah Wijaya yang akhirnya nanti mendirikan Kerajaan Majapahit, dari putra Mahisa Campaka versi Pararaton.
Baca Juga: Misteri Ritual Mangkok Merah Membuat Gajah Mada Gemetar Masuk Pedalaman Kalimantan
Atau Rakryan Jayadarma dan Dyah Lembu Tal versi Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara), Ardaraja (putra Jayakatong/Jayakatwang dan Terukbali) dari Dhaha (Gelang- gelang).
Selama menjabat sebagai raja di Singasari, Kertanegara telah menyatukan agama Hindu aliran Siwa dengan agama Buddha aliran Tantrayana. Oleh karena itu, dalam Pararton, Kertanagara dikenal dengan nama Bhatara Siwa Buddha.
Lihat Juga :